Mangkir, Eks CEO YG Entertainment akan Dipanggil Ulang Terkait Kasus Narkoba B.I

Kompas.com - 07/11/2019, 14:54 WIB
allkpop.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Bekas CEO YG Entertainment, Yang Hyun Suk akan diinterogasi polisi karena diduga menutupi kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan mantan leader iKON, Kim Han Bin (B.I).

Namun, dilansir dari allkpop.com, Rabu (6/11/2019), Yang Hyun Suk mangkir tanpa alasan dari pemeriksaan.

Tetapi, kepolisian akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Yang Hyun Suk.

Baca juga: Keseruan iKON di Gudfest 2019, Absennya Hanbin hingga Gombalan June

Diketahui, Kepolisian Provinsi Gyonggi Selatan telah menetapkan Yang Hyun Suk terlibat dalam percobaan menutupi kasus tuduhan penggunaan obat terlarang yang dilakukan mantan anggota boygroup iKON, B.I tahun 2016.

Yang Hyun Suk dikabarkan mengancam, memberikan perlindungan kepada tersangka, dan melakukan pelanggaran jabatan pekerjaan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Yang Hyun Suk juga mengancam mantan trainee YG Entertainment, Han So Hee pada 2016 untuk menutup mulut selama investigasi penggunaan obat-obatan terlarang oleh B.I.

Baca juga: Panas, iKON Tampil Bergelora di GudFest Jakarta

Selain kasus ini, Yang Hyun Suk juga diduga terlibat dalam kasus yang menjerat mantan personel BIGBANG, Seungri.

Pada 14 Juni 2019, Yang Hyun Suk melepaskan jabatannya sebagai CEO di YG Entertainment menyusul banyaknya rumor negatif ke agensi yang didirikannya tersebut.

Di sisi lain, B.I juga memutuskan untuk rehat dari dunia K-pop dan keluar dari iKON di tanggal 12 Juni 2019.

Baca juga: Video Musik Love Scenario Cetak Sejarah untuk iKON

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X