Bersaksi di Sidang Kriss Hatta, Rachel Cerita soal Uang Damai hingga Pelecehan Seksual

Kompas.com - 06/11/2019, 08:53 WIB
Kekasih Kriss Hatta, Rachel saat ditemui seusai persidangan kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Kriss Hatta di Pengadilan Negri Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIKekasih Kriss Hatta, Rachel saat ditemui seusai persidangan kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Kriss Hatta di Pengadilan Negri Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kekasih Kriss Hatta, Rahelly Alia atau Rachel, bersaksi dalam sidang kasus dugaan penganiayaan atas terdakwa Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

Dalam kesaksiannya, Rachel membeberkan beberapa keterangan untuk meringankan hukuman Kriss.

Baca juga: Tampil Beda di Persidangan, Kriss Hatta: Biar Orang Enggak Bosan

Berikut kesaksisan Rachel dalam persidangan:

1. Ceritakan cara kumpulkan uang damai

Dalam kesaksiannya, Rachel mengaku ikut membantu ibunda Kriss Hatta, Tutty Suratinah, mencari uang damai senilai Rp 150 juta.

Baca juga: Kriss Hatta Sebut Ada Saksi Kunci yang Dihilangkan dalam Sidang

Uang damai itu untuk pelapor kasus penganiayaa Kriss, Antony Hillenaar.

"Iya tahu ceritanya (uang damai), karena saya dan mams (sapaan akrab Rachel ke Tutty) yang cari uang itu. Pada saat itu, mamanya Kriss sudah minta tolong sama Antony untuk bayar Rp 50 juta dulu," kata Rachel.

Sisa Rp 100 juta dibayar setelah Kriss keluar dari penjara.

Baca juga: Kriss Hatta Tak Dendam dan Malah Sayang pada Pelapornya, Kok Bisa?

Namun, Antony menolak. Rachel mengatakan, Antony mau pembayarannya sekaligus Rp 150 juta.

"Ya sudah, terserah. Kalau kasih sekarang, harus sekarang ada. Nanti keburu administrasi tutup, Kriss tidak bisa keluar hari ini'," ucap Rachel meniru perkataan Antony saat itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X