Kompas.com - 01/11/2019, 16:58 WIB
Pemusik Indonesia Areng Widodo KOMPAS/THEODORE KSPemusik Indonesia Areng Widodo

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepergian musisi senior Tanah Air, Areng Widodo, meninggalkan duka dalam hati sejumlah musisi dan penikmat musik.

Salah satunya penyanyi Iwan Fals yang mengungkapkan belasungkawa terhadap mendiang Areng yang meninggal dunia pada Kamis (31/10/2019).

"Ikut Berduka untuk Areng Widodo," tulis Iwan di akun Twitter-nya, @iwanfals, seperti dikutip Kompas.com, Jumat (1/11/2019).

Baca juga: Putra Musisi Areng Widodo di Indonesian Idol Bikin BCL Klepek-klepek

Pelantun "Bento" ini juga mengirimkan doa untuk Areng serta berharap keluarganya diberi ketabahan.

"Semoga mendapat tempat yg layak disisi-Nya & keluarga yang ditinggalkan tabah menerimanya...Innalilahi wainnailaihi rojiun...," tulis Iwan Fals.

Baca juga: Pecipta Lagu Syair Kehidupan, Musisi Areng Widodo, Meninggal Dunia

Kabar kematian pencipta lagu "Syair Kehidupan" sebelumnya dikonfirmasi oleh pengamat musik Adib Hidayat yang mendapat informasi langsung dari putra mendiang Areng, Holly Caesar.

"Betul (meninggal dunia), tadi kontak anaknya," kata Adib kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis malam.

Masih berdasarkan keterangan dari Holly, Adib mengatakan bahwa Areng Widodo tutup usia di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Pecipta Lagu Syair Kehidupan, Musisi Areng Widodo, Meninggal Dunia

Semasa hidup, Areng bersama Ian Antono dari God Bless menciptakan banyak lagu hits untuk Achmad Albar dan lady rocker Nicky Astria.

"Derita Jiwa", "Dunia Huru Hara", "Prahara", "Langkah Pengembara" adalah beberapa karya Areng untuk Achmad Albar.

Ia juga menangani lagu dan album dari Nicky Astria.

Baca juga: Putra Areng Widodo: Yogyakarta Hujan untuk Pertama Kali, Menangis untukmu Papa...

Salah satu hasil tangan dinginnya bersama Ian Antono, yakni lagu "Jarum Neraka" yang dirilis pada 1985 dan melambungkan nama Nicky Astria.

Areng Widodo yang pernah menjadi bagian dalam Bengkel Teater WS Rendra di Yogyakarta, juga dikenal sebagai penata musik film.

Tak tanggung-tanggung, ia beberapa kali menjadi nomine untuk kategori Penata Musik Terbaik Festival Film Indonesia (FFI).

Baca juga: Musisi Areng Widodo Meninggal, Anak: Holly Sayang Banget Sama Papa...

Sebut saja untuk film Malioboro (1989), Jangan Renggut Cintaku (1990), Lagu untuk Seruni (1991), dan Boss Carmad (1991).

Sementara putranya, Holly Caesar, rupanya mewarisi bakat musik Areng.

Baru-baru ini, Holly menjadi salah satu kontestan Indonesian Idol Musim ke-10 dan lolos ke babak eliminasi setelah mendapat pujian dari juri.

Baca juga: Mengenang Areng Widodo, Syair Kehidupan, dan Kekagumannya kepada Idris Sardi...


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X