Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Aldi Taher Mengaku Hanya Habiskan Rp 100.000 Selama Kampanye, Itu Pun untuk Beli Es Teh

Uang tersebut biasanya untuk membuat alat peraga kampanye dan sebagainya. Tak sedikit yang sampai merogoh dana miliaran rupiah.

Namun, hal tersebut tak berlaku bagi artis Aldi Taher yang maju dari Partai Perindo.

Aldi Taher yang maju jadi caleg DPR RI dapil Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Aldi Taher mengaku hanya mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah, tak lebih.

“Kemarin, saya keluarin budget Rp 100.000 alhamdulillah,” ucap Aldi Taher seperti dikutip dari kanal YouTube Warta Kota Production, Jumat (23/2/2024).

Malah, kata Aldi Taher, jika melihat dari persepsinya, seharusnya ia tak perlu mengeluarkan uang sama sekali.

“Kan seharusnya malah kampanye itu kan enggak ngeluarin duit,” ucap Aldi Taher.

Ada pun, lanjut Aldi Taher, uang Rp 100.000 yang ia keluarkan selama kampanye itu digunakan untuk membeli minum.

“Itu pun saya kecolongan ngeluarin uang, itu kemarin untuk beli es teh,” kata Aldi Taher.

Sementara itu, hingga Jumat (23/2/2024) malam, jumlah suara yang diperoleh Aldi Taher sebanyak 2.243 dari progres suara masuk 42,40 persen, berdasarkan data real count KPU.

Berdasarkan perolehan sementara itu, Aldi Taher menjadi caleg dengan suara terbanyak di antara sembilan caleg Perindo lainnya yang maju di dapil yang sama.

Selain Aldi Taher, dapil Jawa Barat VII juga diisi beberapa caleg dari kalangan artis seperti Rieke Diah Pitaloka dari PDI Perjuangan yang meraup 16.785 suara, lalu Verrell Bramasta dari PAN dengan raihan suara sebanyak 23.636.

Sementara, caleg yang meraih suara tertinggi sementara di dapil Jawa Barat VII adalah Dedi Mulyadi dari Partai Gerindra yang juga mantan Bupati Purwakarta dua periode yang meraup 115.188 suara.

Ada pun, sejak 2009, daerah pemilihan ini diwakili oleh sepuluh anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Dengan demikian, peluang Aldi Taher untuk lolos ke Senayan terbilang kecil.

Sebagai informasi, Aldi Taher pernah mencoba maju pilgub Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah dalam pilkada serentak 2020, tetapi dua-duanya gagal.

Di Sumbar, Aldi sempat mendaftar ke Poros Baru yang digawangi Golkar, NasDem, dan PKB.

Namun koalisi tersebut lebih memilih mengusung Fakhrizal-Genius Umar.

Sementara, di Sulteng, Aldi Taher gagal maju lantaran tak ada satu pun partai yang mengusung.

Aldi Taher juga tidak mengantongi cukup dukungan untuk maju lewat jalur independen.

https://www.kompas.com/hype/read/2024/02/23/212705566/aldi-taher-mengaku-hanya-habiskan-rp-100000-selama-kampanye-itu-pun-untuk

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke