Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/05/2023, 19:40 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menentukan jenis kelamin ikan cupang pada umumnya cukup mudah, tetapi terkadang keduanya terlihat cukup mirip. 

Namun, perlu diingat, ikan cupang dewasa mungkin tidak menunjukkan perbedaan seksual. Idealnya, Anda bisa membandingkan spesimen ikan cupang dewasa dari spesies dan warna yang sama serta bandingkan beberapa faktor daripada menggunakan satu ciri untuk menentukan jenis kelamin ikan cupang.  

Baca juga: Penyakit Dropsy pada Ikan Cupang, dari Penyebab hingga Mengobatinya

Dengan mempertimbangkan karakteristik berikut ini, akan membantu menentukan jenis kelamin ikan cupang.

Dikutip dari The Spruce Pets, Minggu (28/5/2023), berikut cara membedakan jenis kelamin ikan cupang

Warna

Ilustrasi ikan cupang.Shutterstock/panpilai paipa Ilustrasi ikan cupang.
Sering kali ikan cupang jantan berwarna lebih cerah daripada ikan cupang betina. Namun, warna saja bukan prediktor yang pasti untuk menentukan jenis kelamin iakn 

Ikan cupang jantan umumnya menampilkan warna lebih cerah daripada betina, tetapi betina juga bisa sangat berwarna. 

Baca juga: Penyebab dan Gejala Penyakit Kandung Kemih Ikan Cupang

Garis-garis vertikal

Selanjutnya, cara membedakan jenis kelamin ikan cupang adalah melalui garis-garis vertikal. Ikan cupang betina akan memperlihatkan garis-garis vertikal pada tubuhnya ketika siap kawin, sedangkan cupang jantan tidak.

Bentuk tubuh

Umumnya, ikan cupang betina sedikit lebih pendek dan bertubuh lebih lebar daripada cupang jantan. Ikan cupang jantan cenderung memiliki tubuh lebih memanjang serta sedikit lebih pipih dari sisi ke sisi.

Baca juga: 6 Penyakit yang Sering Menyerang Ikan Cupang 

Sirip

Sirip mmenjadi cara membedakan jenis kelamin ikan cupang. Ikan cupang jantan memiliki sirip lebih panjang, terkadang mencapai tiga atau empat kali lipat panjang sirip betina.

Sementara sebagian besar jenis ikan cupang betina memiliki sirip ekor lebih pendek. Selain itu, sirip perut cupang jantan terlihat lebih panjang serta lebih tebal daripada sirip betina.

Bintik telur

Ilustrasi ikan cupang berkelahi.Shutterstock/panpilai paipa Ilustrasi ikan cupang berkelahi.
Ikan cupang dewasa memperlihatkan "bintik telur" di antara sirip perut dan dubur. Ini sebenarnya adalah ovipositor, yang digunakan untuk bertelur. Ikan cupang jantan jarang menunjukkan bintik telur. 

Baca juga: 6 Penyebab Warna Ikan Cupang Memudar dan Cara Mengatasinya

Jenggot

Cara membedakan jenis kelamin ikan cupang lainnya adalah melalui jenggotnya. Ikan cupang memiliki selaput di bawah penutup lempeng insang yang disebut selaput operkular.

Selaput ini muncul sebagai "jenggot" dan terlihat ketika ikan cupang mengembang lempeng insangnya.

Ikan cupang jantan memiliki jenggot jauh lebih besar, sangat besar sehingga sering terlihat ketika ikan cupang jantan tidak mengembang.

Ikan cupang betina juga memiliki jenggot, tetapi jauh lebih kecil dan tidak terlihat ketika betina tidak mengembang. 

Baca juga: Ketahui, Ini Tanda Ikan Cupang Mau Mati

Sarang gelembung

Umumnya, hanya ikan cupang jantan yang membuat sarang gelembung. Ini adalah sarang yang terbuat dari gelembung air liur, yang dibuat ikan di permukaan air untuk melindungi telur-telurnya saat berkembang biak.

Sekali lagi, ini tidak mutlak karena terkadang seekor ikan cupang betina juga meniup sarang gelembung. Namun, kejadian tersebut cukup jarang terjadi.

Ikan cupang jantan membuat sarang gelembung sebagai persiapan berkembang biak dengan ikan betina dan akan membuat sarang meski tdak ada pasangan di dalam akuarium.  

Nah, itu dia sejumlah cara membedakan jenis kelamin ikan cupang. Jangan salah ya! 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

7 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Kamar Mandi

7 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur di Kamar Mandi

Pets & Garden
5 Makanan yang Tidak Boleh Dimasak di Oven Pemanggang Roti

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimasak di Oven Pemanggang Roti

Home Appliances
4 Manfaat Hidrogen Peroksida untuk Membersihkan Rumah

4 Manfaat Hidrogen Peroksida untuk Membersihkan Rumah

Housing
6 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Cepat Tumbuh

6 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Cepat Tumbuh

Housing
6 Manfaat Baking Soda untuk Hewan Peliharaan

6 Manfaat Baking Soda untuk Hewan Peliharaan

Pets & Garden
5 Hal yang Harus Disiapkan di Dapur Sebelum Berlibur

5 Hal yang Harus Disiapkan di Dapur Sebelum Berlibur

Housing
Cara Membersihkan Kasur dengan Bahan Alami

Cara Membersihkan Kasur dengan Bahan Alami

Do it your self
Cara Membersihkan Alat Pemanggang Daging Setelah Membakar Satai

Cara Membersihkan Alat Pemanggang Daging Setelah Membakar Satai

Do it your self
6 Cara Menyimpan Rempah yang Benar agar Tetap Awet

6 Cara Menyimpan Rempah yang Benar agar Tetap Awet

Do it your self
Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama

Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama

Do it your self
Tips Menata Freezer untuk Mengurangi Kekacauan

Tips Menata Freezer untuk Mengurangi Kekacauan

Home Appliances
Tips Membersihkan Vacuum Cleaner dengan Benar

Tips Membersihkan Vacuum Cleaner dengan Benar

Do it your self
5 Kesalahan Dekorasi Kamar Tidur Menurut Desainer

5 Kesalahan Dekorasi Kamar Tidur Menurut Desainer

Decor
Cara Membersihkan Pengering Pakaian dengan Benar

Cara Membersihkan Pengering Pakaian dengan Benar

Do it your self
Cara Membersihkan Spatula Kayu dengan Mudah

Cara Membersihkan Spatula Kayu dengan Mudah

Do it your self
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com