Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/01/2023, 16:28 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Hidges merekomendasikan mematikan lampu sebelum Anda tidur pada malam hari dan memperingatkan tidak boleh memasang perangkap sinar UV di teras karena dapat menarik lebih banyak serangga

Baca juga: 8 Hal yang Dapat Menarik Nyamuk Masuk ke Rumah

Simpan makanan di panggangan dan tempat sampah

Ilustrasi dek atau lantai outdoor di taman rumahShutterstock/Artazum Ilustrasi dek atau lantai outdoor di taman rumah
Menurut Hodges, secara umum, makanan menarik perhatian hama. Jadi, mengurangi jumlah waktu makanan diletakkan di tempat terbuka dapat membatasi hama yang lapar untuk bergabung ke teras.

"Lalat memakan bahan organik dan sangat pandai menemukan sumber makanan. Saat Anda memanggang di luar, pastikan menyimpan daging mentah di dalam ruangan sampai siap dipanggang," imbuh Hodges. 

Untuk alasan ini, ia juga menyarankan menyimpan tempat sampah jauh dari teras rumah. Ini juga menjadi salah satu cara mengusir hama dari teras rumah

Baca juga: 5 Tanaman Gantung yang Cocok Diletakkan di Teras Rumah

Periksa dek dan beranda kayu

Hodges mengatakan jika memiliki beranda atau dek kayu, penting memeriksanya secara berkala karena kayu dapat menarik perhatian lebah dan semut kayu.

Selain itu, tawon suka membangun sarang di sana. "Jaga agar struktur Anda tetap tertutup rapat atau dicat agar kayu kurang menarik bagi lebah untuk bersarang," ujarnya.

Perbaiki atau singkirkan kayu yang sudah lapuk di teras atau dek dan periksa furnitur di sekitar sarang lebah. "Kayu yang membusuk adalah sarang ideal untuk semut rangrang dan hama lain yang tertarik pada kelembapan," ucapnya. 

Selain itu, tawon membangun sarang di bawah atap, pemanggang, bawah furnitur luar ruangan, dan bawah papan dek, jadi memeriksa area-area ini sebelum digunakan adalah cara  bagus mencegah tawon muncul di teras.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com