Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2023, 21:11 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tempe adalah bahan makanan populer yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Namun, apakah selama ini Anda menyimpan tempe dengan benar sebelum dimasak?

Dikutip dari Home Kitchen Talk, Selasa (10/1/2023), tempe bisa membusuk. Dengan demikian, Anda perlu menyimpan tempe di kulkas atau freezer dalam wadah kedap udara.

Berikut panduan menyimpan tempe di kulkas dan freezer agar tetap dalam kondisi baik.

Baca juga: Bisakah Menyimpan Minyak Goreng di Kulkas? Ini Penjelasannya

Ilustrasi tempe yang terbuat dari kedelaiDok. Pexels/cottonbro Ilustrasi tempe yang terbuat dari kedelai

Apakah tempe membusuk?

Tempe bisa menjadi busuk. Bahkan ketika tempe telah difermentasi, dipasteurisasi, dan disegel oleh produsen, proses alami akan terus mengurai makanan secara perlahan, itulah sebabnya kemasan memiliki tanggal kedaluwarsa.

Selalu ada baiknya untuk memeriksa tempe Anda dan memastikannya masih enak dan aman untuk dimakan.

Berikut beberapa tanda tempe sudah busuk dan tidak boleh dimakan.

  • Baunya tidak enak. Tempe segar memiliki aroma pedas, agak asam, seperti kebanyakan keju, tetapi seharusnya tidak memiliki bau yang kuat dan tidak enak.

Baca juga: Cara Menyimpan Buah di Kulkas agar Tetap Segar dan Tahan Lama

  • Tekstur lembek. Jika tempe mulai terasa lembek, mungkin sudah tidak layak dikonsumsi.
  • Basah. Tempe harus memiliki permukaan yang halus dan kering, tidak terlihat atau terasa basah atau seperti agar-agar.

Apakah tempe harus disimpan di kulkas?

Tempe harus disimpan di kulkas. Suhu kulkas yang dingin memperlambat proses fermentasi dan memungkinkan tempe bertahan lebih lama tanpa terlalu matang atau menjadi tidak aman.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Ide Dekorasi Meja Konsol di Ruangan Apapun

6 Ide Dekorasi Meja Konsol di Ruangan Apapun

Decor
Catat, Ini Tips Memilih Bantal Sofa dengan Tepat

Catat, Ini Tips Memilih Bantal Sofa dengan Tepat

Decor
Kenapa Tanaman Tomat Layu? Ini Penjelasannya

Kenapa Tanaman Tomat Layu? Ini Penjelasannya

Pets & Garden
6 Tips agar Ruangan di Lantai Dua Selalu Dingin

6 Tips agar Ruangan di Lantai Dua Selalu Dingin

Housing
Cara Memperbaiki Ritsleting yang Macet dan Rusak

Cara Memperbaiki Ritsleting yang Macet dan Rusak

Do it your self
6 Barang yang Harus Disingkirkan dari Meja Dapur, Ini Alasannya

6 Barang yang Harus Disingkirkan dari Meja Dapur, Ini Alasannya

Housing
Cara Membasmi Tungau Laba-Laba dari Tanaman

Cara Membasmi Tungau Laba-Laba dari Tanaman

Pets & Garden
Ketahui, Ini Aturan Mencuci Sarung Bantal

Ketahui, Ini Aturan Mencuci Sarung Bantal

Do it your self
5 Aturan Mendekorasi Ruangan dengan Warna Monokrom

5 Aturan Mendekorasi Ruangan dengan Warna Monokrom

Decor
5 Penyebab Tanaman Kemangi Layu

5 Penyebab Tanaman Kemangi Layu

Pets & Garden
Cara Membuat Larutan Pembersih Lantai Sendiri di Rumah

Cara Membuat Larutan Pembersih Lantai Sendiri di Rumah

Do it your self
5 Cara Memaksimalkan Ruang di Kamar Mandi Kecil

5 Cara Memaksimalkan Ruang di Kamar Mandi Kecil

Housing
5 Tips Penempatan Karpet di Ruang Tamu Menurut Desainer

5 Tips Penempatan Karpet di Ruang Tamu Menurut Desainer

Decor
6 Ide Dekorasi Dinding Ruang Tamu agar Tidak Terlihat Kosong

6 Ide Dekorasi Dinding Ruang Tamu agar Tidak Terlihat Kosong

Decor
5 Barang yang Tidak Boleh Ada di Teras, Ini Alasannya

5 Barang yang Tidak Boleh Ada di Teras, Ini Alasannya

Housing
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com