Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2022, 19:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kloset menjadi salah satu benda yang sering mengalami kemampetan selain saluran pembuangan air. 

Tak heran, ada berbagai jenis barang yang sebaiknya tidak dibuang ke kloset, baik kloset duduk maupun jongkok, dari tisu kering, tisu basah, tampon dan pembalut, popok, benang gigi, hingga permen karet.

Baca juga: Bahaya Membersihkan Tangki Kloset dengan Pemutih

Namun, bagaimana dengan beberapa helai atau gumpalan rambut? Apakah aman dibuang ke dalam kloset? Bisakh menyebabkan kloset mampet?

Dilansir Expert Home Tips, Rabu (30/11/2022), membuang rambut ke dalam kloset tidak direkomendasikan meski menjadi hal yang biasa dilakukan banyak orang. 

ilustrasi kloset, keset kamar mandiUnsplash/99.films ilustrasi kloset, keset kamar mandi

Beberapa helai rambut yang dibuang ke dalam kloset tidak menjadi masalah, tetapi itu bisa menangkap hal-hal lain yang disiram sehingga menyebabkan penyumbatan pada saluran kloset. 

Lantas, bagaimana cara tepat membuang rontokan rambut atau bulu hewan peliharaan? Apakah cukup membuangnya ke dalam tempat sampah?

Baca juga: Bolehkah Membuang Kecoak ke Kloset? Simak Penjelasannya

Jadikan kompos

Membuang rambut ke tempat sampah memang sudah cukup, tetapi ada cara lain yang lebih bermanfaat, yakni menjadikannya sebagai kompos.

Menurut Ecology Action, rambut manusia dan bulu hewan peliharaan bisa dikomposkan lantaran termasuk 100 persen bahan organik.

Baca juga: Jangan Buang Air Sabun dan Bekas Cucian ke Dalam Kloset, Ini Dampaknya

Jadi, rambut bisa menjadi kompos seiring waktu. Kamu pun bisa meninggalkannya di pot tanaman untuk membantu media tanam.

Hanya saja, hindari dua opsi alternatif ini jika menggunakan banyak produk perawatan rambut karena bahan kimia pada semprotan rambut, gel, dan pelindung panas tidak cocok untuk tanaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+