Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 22/06/2023, 14:55 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Zoetis

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada salah satu virus yang cukup ditakuti dan dikhawatirkan para pemilik anjing, yakni rabies.

Sebab, rabies tidak hanya menyerang anjing peliharaan, tapi juga kucing dan manusia. Rabies adalah penyakit yang disebabkan Lyssa virus dan menyerang susunan saraf pusat.

Dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada empat stadium gejala klinis rabies yang perlu diwaspadai pada manusia.

Baca juga: Kenali, Ini Tanda-tanda Rabies pada Kucing

Ilustrasi gigitan anjing yang terkena virus rabies. SHUTTERSTOCK/NUPOOK538 Ilustrasi gigitan anjing yang terkena virus rabies.

Salah satunya, stadium prodomal atau awal. Ini terlihat seperti infeksi virus lainnya, yakni demam, sakit kepala, mual, dan sebagainya.

Sementara pada hewan, dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, gejala rabies sangat bervariasi, termasuk perubahan tingkah laku, agresif, atau memakan benda-benda yang seharusnya tidak dimakan.

Dalam situs Sehat Negeriku yang dikelola Kemenkes, penyakit rabies bisa berujung pada kematian. Inilah mengapa vaksin rabies sangat penting bagi anjing serta melindungi kelaurga dari penularan virus tersebut.

Dilansir Zoetis, berikut beberapa fakta seputar rabies yang patut diketahui. 

Baca juga: Hati-hati, Ini Tanda Kucing Tertular Rabies

1. Ditularkan melalui kontak langsung

Veterinary Medical Lead for Biologicals di Zoetis, Karen Stasiak, menuliskan bahwa anjing peliharaan bisa tertular rabies karena digigit atau bersentuhan dengan air liur hewan yang terinfeksi.

Hewan yang terkena rabies yang umum mencakup kelelawar, rakun, sigung, dan rubah. Saat memasuki tubuh, virus rabies akan berpindah ke otak dan menyerang sistem saraf. 

Halaman:
Sumber Zoetis


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com