Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/11/2022, 16:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar masyarakat Indonesia telah memiliki akses terhadap air minum. Namun, apakah akses air minum tersebut aman untuk dikonsumsi?

Berdasarkan penelitian kualitas air di Indonesia, estimasi akses air minum aman nasional hanya sekitar 7 persen di tahun 2015, menurut Direktorat Perkotaan, Perumahan dan Permukiman Kementerian PPN/Bappenas, dan meningkat menjadi 11,9 persen pada tahun 2020.

Akses air minum dapat dikatakan aman jika memenuhi faktor aksesibilitas, kuantitas, kontinuitas, dan kualitas sesuai Permenkes Nomor 492 Tahun 2010.

Baca juga: Coway Bantu IPB Hadirkan Air Minum Bersih dan Udara Berkualitas

Ilustrasi air minum. PEXELS/LISA FOTIOS Ilustrasi air minum.

Namun, hanya sebagian kecil masyarakat Indonesia yang dapat mengakses air minum berkualitas. Tantangan ini menarik perhatian PT Coway International Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Coway berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Sipil & Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pembentukan Coway Water Quality Laboratory.

Ini adalah laboratorium internal yang memfasilitasi pengecekan kualitas air untuk calon pelanggan dan pemantauan kualitas air untuk pelanggan yang sudah menggunakan pemurni air (water purifier) Coway.

Membantu konsumen dalam menentukan keputusan pada saat pra pemasangan water purifier

Analisis kualitas air minum di Coway Water Quality Laboratory mengacu kepada Permenkes Nomor 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum yang mencakup parameter fisik, kimiawi dan mikrobiologi.

 

Baca juga: Cara Menghilangkan Rasa Sabun dari Botol Air Minum

Fasilitas ini akan menunjang Coway untuk membantu konsumen dalam menentukan keputusan pada saat pra pemasangan water purifier Coway dan layanan tambahan yang diperlukan.

Health Planner Coway yang telah dilatih akan mengambil sampel dari rumah pelanggan dengan menggunakan sampling kit khusus dari Coway Water Quality Laboratory untuk kemudian dilakukan pengujian.

Ilustrasi air dingin Ilustrasi air dingin

ITB merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia yang memiliki keahlian dan analis berpengalaman dalam mengelola laboratorium kualitas air terakreditasi.

Hal ini menjadi dasar terpilihnya ITB sebagai mitra Coway dalam merintis Coway Water Quality Laboratory.

Baca juga: Cara Menghilangkan Rasa Besi pada Termos Air Minum

Melalui kerja sama ini, Coway juga berkontribusi dalam bidang akademik dan riset dengan menyediakan data kualitas air dari beberapa daerah di Indonesia yang nantinya dapat digunakan oleh peneliti dari ITB untuk menganalisis karakteristik air tersebut.

Persiapan pembangunan Coway Water Quality Laboratory telah dimulai sejak kerja sama ini berlangsung pada 12 Mei 2022 dan kini mulai resmi beroperasi pada 1 November 2022.

FTSL ITB yang diwakili oleh Rofiq Iqbal, konsultan di bidang air minum juga turut membantu Coway dalam memberikan arahan serta rekomendasi dalam pelaksanaan analisis sampel air.

“Kerja sama antara industri dan akademisi dalam segala bidang sangatlah penting, karena industri mengalami pengalaman dalam menghadapi banyak masalah yang ada di lapangan, sedangkan akademisi memiliki dasar ilmu dan teori dari permasalahan tersebut. Dengan kerja sama antara ITB dan Coway ini, kami berharap bisa berperan dalam penyelesaian permasalahan penyediaan air minum aman di Indonesia,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kompas.com, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Pentingnya Akses Air Minum dan Sanitasi Layak untuk Warga Miskin

Kerja sama ini sejalan dengan komitmen Coway dalam berinovasi mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Hong In Hwa, Presiden Direktur Coway Indonesia mengungkapkan, didirikannya Water Quality Laboratory merupakan bentuk usaha kami dalam menghadirkan air yang berkualitas dan bermutu untuk dikonsumsi pelanggan setiap harinya.

"Sebagai perusahaan yang menyediakan produk pemurni air, higienitas air pelanggan tentunya menjadi prioritas yang utama," tutur Hong. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+