Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Teknologi Tabung Vacuum pada Pemanas Air Bertenaga Surya?

Kompas.com - 13/11/2022, 19:30 WIB
Nabilla Ramadhian,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada sebuah fitur pada alat pemanas air bertenaga surya, yakni teknologi tabung vacuum atau vacuum tubes solar water heater.

Adapun teknologi ini bisa bekerja dalam segaal kondisi cuaca dengan sangat efektif, bahkan ketika temperatur rendah dan berawan.

Baca juga: Memanaskan Air dengan Kompor VS Water Heater, Mana Lebih Hemat?

Berdasarkan keterangan pers yang Kompas.com terima, Minggu (13/11/2022), teknologi tabung vacuum juga mampu menyerap energi matahari dengan sempurna, dan menahan pembuangan panas (heat loss) hingga 99 persen.

Pemanas air bertenaga surya adalah peralatan yang diimpikan masyarakat yang menyukai energi bersih dan energi baru terbarukan.

Selain itu, energi matahari tersedia secara gratis, terutama di Indonesia yang berada di posisi garis khatulistiwa.

Dengan inovasi, pemanas akan menyerap energi matahari secara maksimal, optimal dalam menyimpan panas, dan air panas selalu tersedia pada segala cuaca.

“Bagaimana pun posisi matahari, energi tetap jatuh lurus pada teknologi tabung vacuum karena permukaannya bulat melingkar. Ini meminimalisir pembuangan panas,” kata CEO PT Inti Sarana Adi Sejahtera, Yoseph Chandra.

Baca juga: Water Heater Bertangki Vs Tanpa Tangki, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Tabung vacuum pada alat pemanas bertenaga air

Dalam teknologi tabung vacuum, setiap tabung terdiri dari dua tabung kaca yang membentuk lapisan. Lapisan ini dilapisi oleh lapisan penyerap bernama Nano Absorber Layer.

Pelapis tersebut menyerap energi matahari dengan sempurna dan menahan pembuangan panas. Teknologi ini sangat efektif dalam menyerap energi matahari.

Sebab, bentuk permukaannya melingkar. Walhasil, di mana pun posisi matahari dari pagi hingga sore hari, area penyerapan panas energi matahari akan selalu sama, yakni tegak lurus dengan tabung vacuum.

Teknologi tabung vacuum dari Inti Solar bekerja berdasarkan fenomena Thermosiphon—konveksi alamiah ketika air panas pada kemiringan tertentu akan bergerak ke atas.

Baca juga: 4 Perawatan yang Perlu Dilakukan pada Water Heater agar Tahan Lama

Namun, air dingin akan bergerak ke bawah. Hal ini karena massa jenis air panas lebih kecil daripada air dingin.

Semakin banyak tabung vacuum, semakin banyak sumber panasnya. Jadi, proses pemanasan air jauh lebih cepat dan lebih merata.

Produsen alat pemanas bertenaga air

PT Inti Sarana Adi Sejahtera adalah produsen Inti Solar—alat pemanas air bertenaga matahari yang meraih SuperBrands Award pada 2021 dan 2022.

Inti Solar adalah pelopor teknologi tabung vacuum pertama di Indonesia. Teknologi ini sudah dikenal baik di Jerman, serta beberapa negara di Eropa dan Amerika.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memasang Water Heater

Produk pemanas air bertenaga surya ini sudah digunakan di banyak tempat yang membutuhkan air panas, misalnya saja kos, asrama, vila, penginapan, restoran, spa, rumah kecantikan, dan kolam renang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com