Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Fakta Unik Bunga Sakura yang Tidak Dapat Mekar Lama

Kompas.com - Diperbarui 13/08/2023, 17:45 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bunga sakura atau cherry blossom adalah salah satu bunga yang paling signifikan secara simbolis di dunia.

Bunga sakura merupakan salah satu daya tarik dan pertanda musim semi, terutama di Jepang. Bunga ini akan mekar yang sangat indah sepanjang Maret dan April. 

Baca juga: 5 Manfaat Bunga Daisy, dari Dekorasi, Skincare, hingga Kesehatan

Lantaran periode berbunga yang singkat itu, bunga sakura sering membawa makna simbolis dari ketidakkekalan hidup dan mewakili pembaruan.

Ilustrasi bunga sakura.PIXABAY/SHELL_GHOSTCAGE Ilustrasi bunga sakura.

Di Jepang, bunga sakura merupakan simbol keindahan dan digolongkan sebagai bunga nasional tidak resmi. 

Bunga sakura memiliki tampilan yang indah dengan dua warna menawan, yakni pink dan putih. Sama dengan bunga lainnya, bunga sakura juga memiliki sejumlah fakta unik. Apa saja? 

Dilansir Petal Republic dan Mental Floss, berikut sejumlah fakta unik bunga sakura

Baca juga: 4 Manfaat Bunga Krisan dan Asal Usulnya, Bisa Jadi Teh sampai Obat

1. Ditemukan di beberapa negara 

Bunga sakura di Yoshino dan Kyoto, Jepang, sangat terkenal di dunia. Turis mancanegara berduyun-duyun ke Jepang setiap musim semi untuk mencoba aktivitas berusia berabad-abad yang disebut hanami atau “melihat bunga.”

Meski berasal dari Jepang, bunga sakura banyak ditemukan di beberapa negara sehingga  tidak harus terbang ke Jepang untuk melihatnya. Di Amerika Serikat, misalnya, bunga sakura dapat ditemukan di Washington, New York City, Philadelphia, St. Louis, Seattle, San Francisco, dan Boston.

Semuanya indah dengan caranya sendiri. Selain AS bunga sakura juga dapat dilihat di banyak negara Eropa dan Asia, Brasil, dan Australia di belahan bumi selatan. 

Halaman Berikutnya
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com