Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 20/06/2023, 18:25 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada berbagai macam hal yang dapat merusak mesin cuci, salah satunya barang-barang yang tertinggal di dalam saku pakaian. Benda yang tertinggal ini juga bisa menyumbat saluran air sehingga membuat mesin cuci tidak bekerja maksimal.

Selain itu, kerusakan pada mesin cuci juga bisa disebabkan karena mengisi air tanpa henti.

Dikutip dari Appliance Care USA, ada sejumlah hal yang menyebabkan mesin cuci mengisi air tanpa henti seperti berikut ini. 

Baca juga: Cara Membersihkan Mesin Cuci Bau, Pakai Cuka

1. Katup saluran masuk air

Ilustrasi ruang cuci, mesin cuci di rumah.SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi ruang cuci, mesin cuci di rumah.

Katup saluran masuk air (water inlet valve) mengontrol aliran air ke dalam mesin cuci. Katup ini memiliki solenoid yang membuka dan menutup untuk memungkinkan air masuk ke mesin cuci.

Mesin cuci yang tidak berhenti mengisi air sering kali disebabkan katup yang menempel dan tetap terbuka.

Baca juga: 12 Barang Tak Biasa Ini Dapat Dicuci dengan Mesin Cuci

Untuk mengetes apakah katup bermasalah, cobalah menyalakan mesin cuci dan biarkan mesin mulai mengisi air.

Saat sedang mengisi, lepaskan kabel mesin cuci dari stopkontak. Jika mesin cuci tidak berhenti mengisi air, artinya katup gagal menutup dan sudah rusak sehingga perlu menggantinya. 

Katup saluran masuk air juga perlu diperiksa untuk mengetahui kerusakan apa pun yang terlihat serta apakah ada kotoran yang menghalangi penyaring di dalamnya. 

Baca juga: 5 Cara Memperpanjang Usia Penggunaan Mesin Cuci

2. Sakelar ketinggian air

Sakelar ketinggian air (water level switch) pada mesin cuci mengacu pada sakelar yang diaktifkan oleh tekanan, yang menentukan kapan tabung harus berhenti diisi air. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com