Kompas.com - 30/05/2022, 09:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menggunakan microwave untuk menghangatkan makanan dapat menghemat waktu dan tenaga saat rutinitas menyiapkan makanan sehari-hari. Namun, agar microwave bekerja dengan efisien dan maksimal, diperlukan penggunaan yang baik.

Dilansir Choice Australia, Senin (30/5/2022) ada beberapa kesalahan umum yang mungkin dilakukan banyak orang saat menggunakan alat elektronik tersebut, seperti berikut ini. 

1. Menempatkan microwave di tempat yang salah

Sebagian besar dapur modern memiliki tempat khusus untuk microwave misalnya tersembunyi di balik lemari built-in, atau di bawah meja, dan tempat terbaik untuk meletakkannya tergantung pada seberapa sering Anda menggunakannya dan seberapa mudah diaksesnya.

Baca juga: Catat, Ini Jenis Wadah yang Aman dan Tak Boleh Digunakan ke Microwave

Ilustrasi microwave - Memanaskan makanan dalam wadah plastik menggunakan microwave.SHUTTERSTOCK / goffkein.pro Ilustrasi microwave - Memanaskan makanan dalam wadah plastik menggunakan microwave.

Apakah Anda meletakkannya di bangku sehingga Anda dapat dengan mudah menggunakannya atau apakah Anda menyembunyikannya di dapur di mana Anda hampir tidak menggunakannya dan lupa bahwa itu ada di sana?

Di mana pun ia diletakkan, berhati-hatilah agar tidak terlalu pas.

Microwave baik yang berdiri sendiri atau built-in akan membutuhkan sekitar 10cm di sekitar sisi dan 20cm di bagian atas untuk memungkinkan ventilasi yang baik (microwave konveksi membutuhkan sedikit lebih banyak), jika tidak, microwave dapat menjadi terlalu panas dan tidak berfungsi.

Pastikan pintu microwave tertutup dengan benar dengan segel yang baik untuk mengurangi risiko kebocoran. 

Baca juga: Cara Membersihkan Microwave dan Oven dengan Bahan Alami

Anda juga harus memastikan pintu microwave Anda tertutup dengan benar dengan segel yang baik untuk mengurangi risiko kebocoran dan untuk meningkatkan kinerjanya.

2. Tidak menutup makanan

Biasanya, beberapa orang memanaskan makanan di dalam microwave tanpa menutup wadahnya, padahal meletakkan tutup pada makanan juga dapat membantu memasak dengan lebih baik karena membantu menahan kelembapan dan meratakan distribusi panas. 

Ilustrasi menggunakan microwave. FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi menggunakan microwave.

3. Tidak membersihkan microwave dengan benar

Meninggalkan percikan makanan di microwave Anda akan memperlambat waktu memasak karena memasak sisa makanan dan juga makanan yang diinginkan. 

Jadi, bersihkan tumpahan secepatnya dengan menyeka dengan campuran sabun cuci piring dan air hangat. Jika ada kotoran dan lemak yang menumpuk, disarankan untuk memasukkan beberapa irisan lemon ke dalam semangkuk air ke dalam microwave dengan suhu tinggi selama dua menit.

 

Baca juga: Betulkah Wadah Plastik Berlabel Microwave Safe Aman Digunakan?

Kemudian cukup bersihkan bagian dalam dengan kain mikrofiber. Meninggalkan cipratan makanan di microwave akan memperlambat waktu memasak karena memasak sisa makanan serta makanan yang diinginkan.

4. Membeli jenis microwave yang salah

Microwave yang bagus telah berkembang jauh sejak penemuannya pada tahun 1940-an. Saat ini microwave hadir dengan berbagai macam fitur termasuk 'sensor memasak', yang secara otomatis mengontrol waktu memasak, yang memungkinkan Anda untuk melakukan segalanya mulai dari memanggang ayam utuh hingga memasak popcorn yang sempurna.

Untuk itu, pilih microwave yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

5. Memasukkan kemasan berbahaya ke dalam microwave

Ini adalah larangan umum. Kemasan plastik (seperti kemasan daging) dan wadah styrofoam takeaway tidak boleh dimasukkan ke dalam microwave karena bahan-bahan ini dapat membocorkan bahan kimia dan mencemari makanan. 

Baca juga: Oven dan Microwave Bisa Dipakai Menghangatkan Nasi, Begini Caranya

Selain itu, kemasan berbahan logam, aluminium foil, dan kantong kertas berbahaya karena dapat menyebabkan kebakaran.

Periksa apakah wadah penyimpanan Anda aman untuk microwave (ini biasanya ditunjukkan di bagian bawah wadah), jika tidak, wadah tersebut dapat melengkung atau meleleh dan melepaskan bahan kimia ke dalam makanan Anda.

Beberapa wadah yang aman untuk microwave hanya cocok untuk pemanasan ulang, bukan untuk memasak atau merebus.

Ilustrasi microwave Shutterstock/goffkein.pro Ilustrasi microwave

6. Menggunakan pengaturan daya yang salah

Apakah Anda hanya menekan tombol pada microwave saat memasak atau memanaskan ulang dan berharap yang terbaik? Pakar dari Choice, Rebecca Ciaramidaro mengatakan bahwa menggunakan pengaturan daya yang benar untuk makanan yang berbeda akan memberi Anda hasil yang lebih baik.

 

Baca juga: 7 Bahan Alami yang Ampuh Menghilangkan Bau Tak Sedap di Microwave

Dia memperingatkan agar tidak menggunakan 'tombol 30 detik' untuk memanaskan kembali makanan dengan cepat, karena akan menggunakan pengaturan daya tertinggi dan tidak akan memanaskan semua jenis makanan secara merata.

Yang terbaik adalah menggunakan tingkat daya yang lebih rendah saat memanaskan makanan, mungkin perlu waktu lebih lama tetapi Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.