Kompas.com - 19/05/2022, 23:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman hias yang tumbuh melebihi pot aslinya perlu dipindah ke pot yang lebih besar atau dikenal repotting agar tidak menggangu pertumbuhannya.

Pot lama ini bisa digunakan untuk wadah tanaman baru. Namun, pastikan membersihkan pot terlebih dulu secara menyeluruh sebelum memindahkan tanaman. 

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menanam Tomat di Pot

Menurut Iowa State University Extension (ISUE), Amerika Serikat, terlepas dari material pot seperti tanah liat, plastik, atau bahan lainnya, deposit mineral dan puing-puing lainnya dapat menumpuk di dalam pot dari waktu ke waktu serta menampung organisme penyakit.

Jika pot tidak dibersihkan atau didisinfeksi sebelum digunakan kembali, pot dapat membahayakan tanaman baru. 

Dilansir dari Lifehack, Kamis (19/5/2022), berikut beberapa panduan membersihkan pot tanaman sesuai dengan materialnya. 

Baca juga: Tanaman dalam Pot Terkena Hujan Deras, Apa Dampaknya? 

Pot tanah liat tanpa glasir dan terakota)

Ilustrasi pot tanah liat, pot terakota. PIXABAY/ULLEO Ilustrasi pot tanah liat, pot terakota.
Salah satu alasan pot terakota tradisional sangat populer di kalangan tukang kebun adalah memiliki tampilan berpori sehingga memungkinkan udara dan air melewatinya, yang membantu mencegah tanaman sertaakarnya membusuk. 

Namun, porositas pot juga membuat tanaman sedikit sulit dibersihkan. Untuk membersihkannya, mulailah dengan menghilangkan endapan mineral atau kotoran lainnya dengan wol baja atau sikat bulu kawat, lalu bilas pot dengan cepat. 

Selanjutnya, isi wadah (seperti ember dan tas penyimpanan plastik) dengan satu bagian cuka putih, empat atau lima panci air panas, dan sedikit sabun cuci piring cair. 

Setelah itu, biarkan pot terendam setidaknya selama satu jam hingga 24 jam jika perlu, lalu terakhir bilas pot. 

Baca juga: Plus Minus Pot Terakota untuk Menanam Tanaman

Pot keramik kaca

Ilustrasi pot keramik.SHUTTERSTOCK / tete_escape Ilustrasi pot keramik.
Larutan cuka juga berfungsi membersihkan pot keramik berlapis kaca, tetapi hindari menggosok pot dengan wol baja dan sikat kawat. 

Sebagai gantinya, gosok endapan mineral yang membandel dengan pasta yang terbuat dari tiga bagian baking soda dan satu bagian air, lalu bilas, dan bersihkan. 

Baca juga: Plus Minus Pot Keramik dan Pot Terakota, Mana yang Lebih Baik?

Pot plastik

Salah satu metode yang dijelaskan sebelumnya, dapat bekerja baik untuk membersihkan pot tanaman dari material plastik.

Namun, Anda bisa mencuci pot plastik menggunakan spons, air panas, dan sabun cuci piring, lalu bilas dan keringkan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Lifehack
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.