Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wadah Blender Plastik Vs Kaca, Mana yang Lebih Baik?

Kompas.com - 20/04/2022, 07:12 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada dua jenis wadah blender yang paling banyak dijual di pasaran, yakni wadah blender plastik dan kaca. Akan tetapi, mana yang lebih baik di antara keduanya?

Dikutip dari The Spruce Eats, Rabu (20/4/2022), jenis wadah blender sebenarnya tidak membuat perbedaan dalam performa blender atau efisiensinya, dengan satu pengecualian.

Jika bagian dalam wadah blender plastik tergores karena penggunaan, isi blender mungkin tidak tercampur atau bersirkulasi di dalam stoples dengan sempurna atau mulus. Mungkin juga lebih sulit untuk dibersihkan.

Baca juga: Trik Menajamkan Pisau Blender yang Tumpul dengan Cangkang Telur

Ilustrasi blender.Shutterstock/YozikKoshechkin Ilustrasi blender.

Ini adalah situasi yang ekstrim dan sangat tidak biasa, tetapi harus diperhatikan.

Ada perbedaan mencolok dalam daya tahan, berat, kejernihan, dan fitur blender. Bahkan dengan semua pertimbangan ini, keputusan pembelian akhir sering kali tampaknya bermuara pada tampilan, gaya, dan preferensi pengguna.

Bagi sebagian orang, jenis wadah blender bahkan tidak menjadi pertimbangan. Beberapa konsumen menyukai wadah blender kaca karena terlihat lebih bagus, mempertahankan kejernihannya, memiliki daya tarik vintage, dan terasa lebih baik serta lebih berat daripada wadah blender plastik.

Kaca memiliki beberapa kelebihan, yakni tidak menghitam atau menggores, juga tidak menyerap bau makanan seperti wadah blender plastik.

Baca juga: 6 Penyebab Blender Tidak Berfungsi dan Cara Mengatasinya

Ketika blender digunakan untuk menghancurkan es, wadah blender plastik bisa tergores seiring waktu dan merusak kejernihannya. Wadah blender kaca diyakini dapat mempertahankan penampilan bagusnya lebih lama.

Goresan pada konstruksi wadah blender plastik juga tidak dapat dihindari saat mencampur es atau bahan makanan keras seperti kacang yang dikupas. Pun cerat penuangan sering kali lebih jelas, dan penandaan level paling sering lebih jelas dalam wadah blender plastik.

Ilustrasi blender. SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi blender.

Namun, wadah blender kaca jauh lebih berat untuk ditangani dan itu mungkin menjadi pertimbangan pembelian bagi mereka yang menderita rematik atau tangan bermasalah, serta untuk orang tua.

Wadah blender ini tidak tahan lama seperti plastik karena juga lebih rentan pecah jika terjatuh. Jika Anda memilih wadah blender kaca, tetapi penanganannya menjadi masalah, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk memperkecil ukuran blender untuk mengurangi beratnya.

Baca juga: Catat, 3 Kesalahan Umum dalam Penggunaan Blender

Seringkali, kita membeli blender dengan wadah berkapasitas besar, ketika model yang lebih kecil dan bertenaga tinggi akan lebih memenuhi kebutuhan penggunaan.

Dengan semua pertimbangan ini, ada baiknya untuk memikirkan bagaimana Anda berencana menggunakan blender, baik frekuensi maupun jenis makanan atau minuman yang akan Anda blender.

Penggunaan Anda dapat menentukan jenis mana yang terbaik untuk gaya hidup Anda.

Karena blender sering kali dilengkapi dengan aksesori praktis seperti cangkir pencampur, bukan hal yang aneh untuk menemukan sistem pencampur yang mencakup wadah kaca besar serta wadah plastik yang lebih kecil, pencampuran satu porsi, yang menggabungkan kedua gaya ini.

Baca juga: Tips Pintar Merawat Blender Kesayangan agar Awet

Gelas pencampur plastik pribadi paling baik digunakan untuk perjalanan dan smoothie ukuran pribadi.

Mengenai harga, blender dengan wadah kaca dulu harganya lebih mahal daripada wadah plastik. Namun, saat ini harga cukup sebanding dan lebih dipengaruhi oleh kekuatan unit, kecepatan, pengaturan preset, dan aksesorisnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com