Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/03/2022, 08:51 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Apapun jenis tanaman yang Anda tanam tidak terbebas dari risiko serangan hama. Ini termasuk tanaman jeruk atau pohon jeruk.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, tanaman jeruk yang saat ini banyak dikembangkan di Indonesia adalah jenis jeruk manis dan sitrun yang berasal dari Asia Timur (China), dan jeruk nipis, purut dan pamelo berasal dari Asia Tenggara.

Tanaman jeruk dapat dikembangkan di daerah subur maapun kurang subur atau suboptimal, seperti rawa, lahan kering dan sawah.

Baca juga: Cara Membersihkan Tanaman Dalam Ruangan dari Debu dan Hama

Ilustrasi tanaman buah jeruk, pohon jeruk. PIXABAY/PETER KRAAYVANGER Ilustrasi tanaman buah jeruk, pohon jeruk.

Untuk memastikan tanaman jeruk sehat, maka harus menggunakan bibit yang sehat dan bersertifikat. Hal ini karena akan berpengaruh terhadap ketahanan hama dan penyakit serta produktivitas.

Hama tanaman jeruk banyak disebabkan oleh jenis kutu-kutuan. Berikut beberapa jenis hama kutu yang sering menyerang tanaman jeruk dan cara mengendalikannya. 

1. Kutu loncat (Diaphorina citri Kuw)

Kutu loncat merupakan serangga penular atau vector penyakit CVPD.

Jika di kebun jeruk tidak ada pohon yang terinfeksi penyakit CVPD karena ditanami dengan bibit jeruk bebas penyakit, maka kehadiran serangga penular ini hanya merupakan hama biasa yang merusak tunas muda.

Baca juga: Cara Pemupukan dan Pengendalian Hama Tanaman Sayuran di Pekarangan

Gejala serangan pada kuncup, tunas, daun muda, dan tangkai daun, yaitu menyebabkan tunas-tunas muda keriting dan pertumbuhannya terhambat periode kritis populasi D. citri, khususnya saat pertunasan. Ambang pengendalian adalah satu ekor per tunas.

Cara mengendalikan hama kutu loncat adalah dengan penyemprotan insektisida b.a.Dimethoate, Alfametrin, Profenofos, Sipermetrin (2 cc per liter).

Ilustrasi hama kutu daun persik (Myzus persicae) pada tanaman. SHUTTERSTOCK/TOMASZ KLEJDYSZ Ilustrasi hama kutu daun persik (Myzus persicae) pada tanaman.

2. Kutu daun coklat (T. citricidus) dan kutu daun hitam (T. aurantii)

Kutu daun coklat dan hitam adalah hama pembawa virus CTV (Citrustristesa Virus). Kutu daun mengisap cairan tanaman sehingga helaian daun muda menggulung.

Kutu menghasilkan embun madu pada permukaan daun sehingga merangsang jamur tumbuh (embun jelaga). Kutu juga mengeluarkan toksin sehingga timbul gejala kerdil, deformasi, dan terbentuk puru pada helaian daun.

Baca juga: 4 Manfaat Kulit Jeruk untuk Tanaman, Bisa Usir Hama dan Jadi Pupuk

Fase kritis terjadi pada tunas muda. Adapaun ambang pengendalian adalah 20 ekor per tunas.

Cara mengendalikannya adalah dengan menyemprotkan insektisida Dimethoate, Alfametrin, Profenofos, Sipermetrin 2 cc per liter. Serangan parah dapat dikendalikan dengan imidaklopirid yang diaplikasikan melalui saputan batang.

Ilustrasi hama thrips pada tanaman. SHUTTERSTOCK/TOMASZ KLEJDYSZ Ilustrasi hama thrips pada tanaman.

3. Thrips (Schirtotrhips citri)

Thrips mengakibatkan helai daun muda menebal, kedua sisi daun agak menggulung ke atas dan pertumbuhannya tidak normal.

Serangan pada buah meninggalkan bekas luka berwarna coklat keabuabuan yang disertai garis nekrotis di sekeliling luka, tampak di permukaan kulit buah di sekeliling tangkai atau melingkar pada sekeliling kulit buah.

Baca juga: Cara Mengendalikan Hama Thrips Penyebab Daun Cabai Keriting

Fase kritis pada tunas muda dan bunga 5 sampai 10 persen terserang. Ambang pengendalian adalah 5 sampai 10 ekor perkelopak bunga.

Cara mengendalikannya adalah dengan Alfametrin atau Abamektin 2 ml per liter. Jaga agar lingkungan tajuk tanaman tidak terlalu rapat sehingga sinar matahari bisa menerobos sampai ke bagian dalam tajuk.

 

Hindari penggunaan mulsa jerami yang dapat digunakan untuk tempat bertelur.

Ilustrasi hama kutu sisik pada buah jeruk. SHUTTERSTOCK/PROTASOV AN Ilustrasi hama kutu sisik pada buah jeruk.

3. Kutu sisik atau kutu perisai (Lepidosaphes beckii, Aonidiela aurantii)

Gejala serangan hama ini adalah daun yang terserang akan berwarna kuning, terdapat bercak-bercak klorotis, dan seringkali membuat daun menjadi gugur. Jika serangan terjadi di sekeliling batang, akan menyebabkan buah gugur.

Baca juga: 8 Kegunaan Kayu Manis untuk Tanaman, Bisa Basmi Hama dan Jamur

Kutu sisik menyebabkan tanaman menjadi meranggas dan kering bahkan menyebabkan kematian ranting dan tanaman.

Fase kritis pada batang dan buah. Ambang pengendalian adalah 5 ekor per 10 cm cabang.

Pengendalian kimia dengan organophosphates, carbamat, imidakloprid 2 cc per liter. Pengendalian mekanis dengan pemangkasan, penyemprotan air bertekanan tinggi, dan penggunaan cairan deterjen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Membersihkan Spatula Kayu dengan Mudah

Cara Membersihkan Spatula Kayu dengan Mudah

Do it your self
5 Sayuran yang Bisa Ditanam di Dalam Ruangan

5 Sayuran yang Bisa Ditanam di Dalam Ruangan

Pets & Garden
5 Warna Cat yang Membuat Dapur Terlihat Mahal

5 Warna Cat yang Membuat Dapur Terlihat Mahal

Decor
5 Kesalahan Menyiram Taman di Musim Kemarau

5 Kesalahan Menyiram Taman di Musim Kemarau

Pets & Garden
7 Warna Cat Terbaik untuk Rumah Bergaya Farmhouse

7 Warna Cat Terbaik untuk Rumah Bergaya Farmhouse

Decor
Cara Memasang Kipas Angin di Langit-langit Rumah

Cara Memasang Kipas Angin di Langit-langit Rumah

Home Appliances
4 Ide Dekorasi Dinding dengan Warna Beige

4 Ide Dekorasi Dinding dengan Warna Beige

Decor
5 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur dengan Minim Cahaya Matahari dan Air

5 Tanaman Hias yang Tumbuh Subur dengan Minim Cahaya Matahari dan Air

Pets & Garden
6 Cara Menjaga Rumah dari Bahaya Kebakaran

6 Cara Menjaga Rumah dari Bahaya Kebakaran

Housing
4 Cara Merawat Ikan Mas Koki

4 Cara Merawat Ikan Mas Koki

Pets & Garden
Cara Membersihkan Peralatan Stainless Steel dengan Bahan Alami

Cara Membersihkan Peralatan Stainless Steel dengan Bahan Alami

Do it your self
5 Hal yang Boleh Dilakukan Penyewa Rumah

5 Hal yang Boleh Dilakukan Penyewa Rumah

Housing
5 Suara yang Menandakan Adanya Tikus di Rumah, Apa Saja?

5 Suara yang Menandakan Adanya Tikus di Rumah, Apa Saja?

Housing
8 Tanaman Hias dengan Perawatan Minum untuk Kamar Tidur

8 Tanaman Hias dengan Perawatan Minum untuk Kamar Tidur

Pets & Garden
4 Hewan Peliharaan yang Memiliki Harga Fantastis

4 Hewan Peliharaan yang Memiliki Harga Fantastis

Pets & Garden
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com