Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Bata Ringan Sebagai Bahan Bangunan

Kompas.com - Diperbarui 19/12/2022, 20:25 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bata ringan atau juga disebut bata hebel merupakan salah satu pilihan material yang digunakan untuk pembuatan tembok atau dinding.

Bata ringan sendiri tergolong material bangunan yang lebih baru daripada bata merah, yang mana keduanya seringkali dibanding-bandingkan.

Jika kamu berencana untuk menggunakan bata ringan dalam proses pembangunan atau renovasi rumah, sebaiknya ketahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya.

Baca juga: 4 Cara Penting untuk Mencegah Pertumbuhan Jamur di Dalam Rumah

Ilustrasi bata ringan atau hebel. SHUTTERSTOCK/NURULBADRI29 Ilustrasi bata ringan atau hebel.

Dikutip dari beberapa sumber, pada artikel ini akan dibahas mengenai kelebihan dan kekurangan bata ringan sebagai bahan bangunan.

Kelebihan bata ringan

1. Proses pemasangan lebih cepat

Bata ringan mempunyai dimensi yang lebih presisi, serta tingkat kerataan yang jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan bata merah.

Kelebihan ini tentunya akan memudahkan dan mempercepat proses pengerjaannya, didukung dengan bobotnya yang tergolong ringan.

2. Memiliki daya tahan sekuat beton

Bata ringan terbuat dari beberapa campuran bahan yang biasanya sering digunakan untuk membuat beton.

Baca juga: Cara Mengecat Pagar Rumah yang Berkarat agar Terlihat Baru Kembali

Oleh karena itu, bata ringan memiliki tingkat ketahanan yang sama kuat layaknya beton.

Selain itu, ketahanan bata ringan juga sudah memenuhi standar bahan yang mampu bertahan jika terjadi guncangan seperti gempa.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com