Kompas.com - 16/12/2021, 12:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk bisa tumbuh dengan subur, selian sinar matahari dan air, tanaman harus diberikan pupuk secara rutin. Pupuk yang diberikan beragam jenisnya, salah satunya pupuk kompos.

Pupuk kompos merupakan pupuk yang berasal dari hasil penguraian parsial dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik.

Pupuk kompos ini bisa didapatkan dari limbah sayur dan buah dari sisa dapur yang seringkali tidak dimanfaatkan.

Baca juga: Catat, Ini Bahan Makanan yang Bisa dan Tidak Boleh Dijadikan Kompos

 

Sayuran dan buah yang membusuk bisa didaurulang menjadi kompos.Unsplash/Joshua Hoehne Sayuran dan buah yang membusuk bisa didaurulang menjadi kompos.

Bagi para ibu rumah tangga, limbah ini akan jadi sampah yang hanya menumpuk. Kalau tidak segera dibuang ke tempat pembuangan akhir maka sampah ini akan hanya menjadi incaran lalat rumah dan malah berpotensi penyebab penyakit.

Berikut adalah cara memanfaatkan limbah sayur dari dapur menjadi pupuk kompos yang dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Kamis (16/12/2021). 

Kumpulkan sampah organik

Langkah pertama untuk memanfaatkan sisa sayuran dan buah sebagai pupuk kompos adalah pilih sampah dan tempatkan sampah organik seperti sayur dan buah menjadi satu wadah.

Kemudian, pilih sampah yang belum membusuk, dan cincang sampah agar penguraian lebih cepat. 

Baca juga: Antibau, Ini Tips Membuat Kompos Organik dari Sampah Rumah Tangga

Siapkan wadah pengomposan

Wadah pengomposan bisa berupa tabung atau drum, lubangi beberapa titik di bagian bawah. Kemudian tempatkan wadah tersebut di atas susunan batu atau bata agar tidak langsung menyentuh tanah, sehingga meminimalisir kemungkinan terkena air.

 

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.