Kompas.com - 13/11/2021, 19:14 WIB
Kura-kura Gurun Sahara atau yang sering disebut Sulcata yang berada di penangkaran Nyandu Orto Turtle Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (27/3/2021). Reptil dengan nama latin Centrochelys Sulcata ini sengaja dikembang biakan untuk dijual karena peminatnya tinggi. Satu ekor kura-kura berukuran 5 cm dijual dengan harga Rp 1,3 juta KOMPAS.com/ AJI YK PUTRAKura-kura Gurun Sahara atau yang sering disebut Sulcata yang berada di penangkaran Nyandu Orto Turtle Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (27/3/2021). Reptil dengan nama latin Centrochelys Sulcata ini sengaja dikembang biakan untuk dijual karena peminatnya tinggi. Satu ekor kura-kura berukuran 5 cm dijual dengan harga Rp 1,3 juta

JAKARTA, KOMPAS.com- Reptil, tidak seperti mamalia, dapat menyerap air melalui kulitnya. Jadi, untuk tetap terhidrasi, mereka tidak harus minum tapi cukup mandi.

Reptil liar mandi sendiri, tetapi reptil peliharaan harus diberikan alat yang tepat untuk memandikannya. Bagaimana pemilik memandikan reptil peliharaan tergantung pada spesiesnya.

Namun, beberapa aturan berlaku untuk memandikan semua reptil, terlepas dari spesiesnya, hal yang perlu diperhatikan ialah menggunakan air bersih tanpa pembersih atau sabun jenis apapun.

Baca juga: 7 Reptil Lucu Ini akan Membuatmu Ingin Memeliharanya

 

Kedua, reptil sering buang air besar di wadah airnya setelah direndam, jadi air di wadah ini harus diganti secara teratur. Ketiga, gunakan air suam-suam kuku atau hangat agar reptil nyaman saat dimandikan.

Jadi, jika mereka berendam dalam air, seharusnya tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Keempat, berendam selama 10 menit sudah cukup memandikan reptil.

Terakhir, air harus cukup dalam untuk menenggelamkan tubuh reptil tetapi tidak terlalu dalam untuk mencegah kepalanya tetap berada di atas air.

Melansir dari PetMD pada Sabtu (13/11/2021) berikut ini cara memandikan beberapa jenis reptil.

Baca juga: Sebelum Memelihara, Cari Tahu Makanan untuk Deretan Reptil Berikut Ini

Kadal: membutuhkan wadah untuk berendam

Secara umum, kadal, terlepas dari spesiesnya, harus diberi semangkuk air yang dangkal dan terbuka di mana mereka dapat memanjat dan berendam jika mereka mau.

Sebagian besar spesies, bahkan yang habitatnya di gurun, menikmati momen ini. Jika kadal tidak berendam dengan sendirinya, dan mereka sedang berganti kulit, pemilik harus menempatkan mereka dalam mangkuk air yang dangkal untuk berendam sebanyak 2-3 kali per minggu untuk mempercepat proses kerontokan.

Jika kulit yang tertinggal tidak hilang dengan perendaman berulang, pemilik tidak boleh mencoba menarik atau menyikat kulit, karena menarik dapat merusak otot atau tulang di bawahnya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.