Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Memasang Genteng Beton? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Kompas.com - 07/11/2021, 17:48 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Genteng beton merupakan salah satu jenis genteng yang bisa dipilih untuk menjadi penutup atap rumah.

Genteng jenis ini terbuat dari pasir, bahan material semen, dan fly ash yang dicampur dengan air dan dicetak, lalu dikeringkan.

Apabila kamu berencana untuk memasang genteng beton untuk rumah yang akan dibangun atau direnovasi, maka ketahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya.

Baca juga: Kenali Jenis-jenis Genteng yang Biasa Digunakan Sebagai Atap Rumah

Dilansir dari beberapa sumber, Minggu (7/11/2021), pada artikel ini akan dijelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan genteng beton.

Ilustrasi genteng beton. SHUTTERSTOCK/BRIAN CLIFFORD Ilustrasi genteng beton.

Kelebihan genteng beton

1. Memiliki daya tahan yang kuat

Durabilitas atau ketahanan menjadi kelebihan dan daya tarik utama dari genteng beton.

Jika dibandingkan dengan jenis genteng lainnya, maka genteng beton memiliki daya tahan yang paling kuat.

Selain itu, genteng beton juga dapat bertahan saat terjadi perubahan suhu yang cukup ekstrem dan terkena api.

Baca juga: 5 Jenis Cat Genteng Terbaik yang Antibocor dan Tahan Lama

Daya tahan yang kuat ini membuat genteng beton dapat memiliki usia hingga 20 tahun lebih.

2. Dapat menahan serangan biologis

Selain kuat dalam menahan beban, genteng beton juga dapat menahan serangan biologis, seperti suhu udara dan polusi suara.

 

Berdasarkan sebuah penelitian, genteng beton memiliki kemampuan isolasi akustik dan termal yang sangat baik. Dengan begitu, rumah dengan genteng beton akan terbebas dari kebisingan dan suhu udara yang terlalu panas atau dingin.

Apabila hunianmu dibangun di daerah yang bising, genteng beton adalah pilihan yang pas karena dapat meredam kebisingan dari luar rumah.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Atap dan Genteng Diganti?

Ilustrasi genteng beton. SHUTTERSTOCK/GREATANDBOSSY Ilustrasi genteng beton.

3. Punya bentuk dan warna yang variatif

Pada awalnya, genteng beton memang hanya memiliki bentuk monoton dan warna yang gelap serta tidak menarik.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, tampilan genteng beton tersedia dalam berbagai varian warna, seperti cokelat, hijau, dan biru.

Bahkan, genteng beton saat ini dapat dicat ulang apabila kamu ingin mengganti warnanya.

Untuk bentuk dan ukuran genteng beton kini juga bervariasi, mulai dari bentuk yang datar hingga bergelombang.

Baca juga: Waspada, Layang-layang Bisa Sebabkan Genteng Rumah Bocor

4. Mampu memantulkan panas

Apabila genteng tanah liat memiliki sifat yang menyerap suhu panas, maka genteng beton tidak demikian. Saat terpapar panas matahari, genteng beton mampu memantulkan panas agar tidak masuk ke dalam rumah.

Dengan begitu, rumah yang menggunakan genteng beton membuat ruangan di dalamnya akan terasa lebih sejuk.

 

5. Tidak mudah berubah bentuk

Dalam proses produksi genteng beton tidak memerlukan pembakaran, sehingga bentuk dan ukuran genteng beton tidak akan berubah presisi, dan tetap serupa satu sama lain.

6. Membuat hemat energi

Penggunaan genteng beton secara tak langsung membuat hemat energi, karena massa termal genteng beton yang berat akan membantu mengatur suhu di dalam ruangan.

Baca juga: Kapan Genteng Rumah Perlu Diganti Total dengan yang Baru?

Kekurangan genteng beton

1. Bobotnya berat

Beralih dari kelebihannya, genteng beton juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu kamu pikirkan. Bobot genteng beton dinilai paling berat dari jenis genteng lain, sehingga itu dapat membebani struktur.

Sebagai perbandingan, berat genteng beton adalah 60 kg per meter persegi. Sedangkan genteng dari bahan lain yang mendekati bobot tersebut adalah genteng keramik, yaitu 45 kg per meter persegi. 

Apabila kamu berencana menggunakan genteng beton sebagai penutup atap rumah, maka pastikan struktur atap cukup kuat untuk menahan beban genteng beton.

2. Kurang tahan dari kebocoran

Kelemahan lainnya dari genteng beton adalah kurang tahan terhadap kebocoran, karena interlock tidak sempurna dan keretakan pada bodi.

Baca juga: Tips Merawat Atap Rumah agar Tetap Baik dan Tahan Lama

Untuk mengurangi bocor dan retak, finishing genteng beton biasanya dilakukan dengan cat.

3. Membutuhkan perawatan yang ekstra

Meski memiliki durabilitas yang kuat, itu bukan berarti bahwa genteng beton tidak memerlukan perawatan.

Genteng beton membutuhkan perawatan ekstra berupa pelapis khusus dan emulsi yang diaplikasikan setiap jangka waktu tertentu. Hal ini bertujuan agar kondisi dan kualitas genteng beton tetap terjaga.

4. Tidak cocok untuk semua kemiringan atap

Penggunaan genteng beton sebetulnya hanya cocok untuk atap dengan kemiringan yang relatif tajam. Jadi, genteng beton tidak boleh digunakan di atap dengan kemiringan kurang dari 4:12.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Cara Membuat Tanaman Anggrek Cepat Berbunga

6 Cara Membuat Tanaman Anggrek Cepat Berbunga

Pets & Garden
5 Barang yang Dapat Digunakan untuk Menambah Keamanan pada Pintu Rumah

5 Barang yang Dapat Digunakan untuk Menambah Keamanan pada Pintu Rumah

Housing
Singkirkan, Ini 5 Hal di Kebun yang Beracun bagi Anjing Peliharaan

Singkirkan, Ini 5 Hal di Kebun yang Beracun bagi Anjing Peliharaan

Pets & Garden
7 Tanaman Dalam Ruangan yang Dapat Mengusir Serangga

7 Tanaman Dalam Ruangan yang Dapat Mengusir Serangga

Pets & Garden
6 Warna Cat yang Harus Dihindari di Dapur, Bikin Buruk

6 Warna Cat yang Harus Dihindari di Dapur, Bikin Buruk

Decor
Penyebab Kucing Tidak Mau Minum dan Cara Mengatasinya

Penyebab Kucing Tidak Mau Minum dan Cara Mengatasinya

Pets & Garden
6 Penyebab Flush Kloset Tidak Berfungsi dan Cara Mengatasinya

6 Penyebab Flush Kloset Tidak Berfungsi dan Cara Mengatasinya

Housing
4 Cara Mencegah Kelabang Masuk Rumah

4 Cara Mencegah Kelabang Masuk Rumah

Housing
8 Alasan Kucing Terus Mengeong, dari Lapar hingga Kesepian

8 Alasan Kucing Terus Mengeong, dari Lapar hingga Kesepian

Pets & Garden
7 Bunga yang Dapat Mengharumkan Ruangan

7 Bunga yang Dapat Mengharumkan Ruangan

Pets & Garden
Jangan Abai, Ini 6 Tanda Rumah Mengalami Masalah

Jangan Abai, Ini 6 Tanda Rumah Mengalami Masalah

Housing
6 Warna Cat Terbaik untuk Rumah Minimalis

6 Warna Cat Terbaik untuk Rumah Minimalis

Decor
Cara Mencuci Bahan Satin agar Tetap Halus

Cara Mencuci Bahan Satin agar Tetap Halus

Do it your self
5 Cara Membasmi Tawon dari Rumah

5 Cara Membasmi Tawon dari Rumah

Housing
Warna Pakaian yang Menarik Perhatian Nyamuk, Bisa Gigit

Warna Pakaian yang Menarik Perhatian Nyamuk, Bisa Gigit

Housing
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com