Kompas.com - 25/10/2021, 18:48 WIB
Desa binaan Bank Sinarmas, yakni Kelompok Obor Desa Organik Sukajaya (ODOS) meraih juara pertama Tingkat Kabupaten Bandung Barat dalam kompetisi program Bina Wilayah tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Pokja II UP2K PKK, dengan produk unggulan pengolahan limbah peternakan menjadi briket media tanam. DOK BANK SINARMASDesa binaan Bank Sinarmas, yakni Kelompok Obor Desa Organik Sukajaya (ODOS) meraih juara pertama Tingkat Kabupaten Bandung Barat dalam kompetisi program Bina Wilayah tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Pokja II UP2K PKK, dengan produk unggulan pengolahan limbah peternakan menjadi briket media tanam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Desa binaan Bank Sinarmas, yakni Kelompok Obor Desa Organik Sukajaya (ODOS) meraih juara pertama Tingkat Kabupaten Bandung Barat dalam kompetisi program Bina Wilayah tingkat Kabupaten yang diadakan oleh Pokja II UP2K PKK.

Produk unggulan olah limbah peternakan menjadi briket media tanam yang mengantarkan ODOS menjadi primadona dalam kompetisi tersebut dan masuk dalam ajang tingkat provinsi.

Menggunakan teknologi basis konsorsium mikroorganisme lokal (MOL) Bio Compound sejak Januari 2020, ODOS sukses mengolah kotoran sapi segar lebih singkat dengan proses pembuatan briket cetak selama 5-7 hari, tanpa bau, tanpa gas metan, aman bagi lingkungan, dan tersertifikasi organik.

Baca juga: Cara Menanam Tanaman Hias Menggunakan Media Tanam Air

Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, pencapaian ini membuktikan bahwa di masa pandemi sekarang ini masyarakat tetap produktif dan bekerja.

Perseroan pun terus menjaga komitmen untuk mendukung program Pemerintah Gema Madani, gerakan masyarakat mandiri berdaya saing dan inovatif.

"Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan atau sustainable ini mendorong masyarakat untuk memiliki keahlian dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha, berikutnya kami bersama kelompok Obor dan masyarakat desa Sukajaya akan mengembangkan dan memperluas program sinergi kami ke arah pelestarian lingkungan," ujar Frenky dalam siaran pers, Senin (25/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Plt Bupati Bandung Barat Sonya Fatmala menyatakan, kegiatan olah limbah ini mendapat dukungan dari pihak Desa Sukajaya, DKPP Provinsi Jawa barat, Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU), dan instansi pendidikan di Bandung.

Baca juga: Campuran Media Tanam yang Subur untuk Tanaman Hias

"Saya sangat mendukung dengan program CSR dari Bank Sinarmas ini, semoga Desa Sukajaya menjadi desa percontohan untuk desa-desa lain yang masyarakatnya mempunyai peternakan sapi, supaya Kohe (Kotoran Hewan) tidak mencemari lingkungan," jelas Sonya.

Adapun inisiasi program kemitraan berbasis pemberdayaan masyarakat antara PT Bank Sinarmas Tbk. dan PT Songsong Buwono Lestari ini bertujuan untuk mengubah pola pikir peternak wilayah Desa Sukajaya untuk stop buang limbah peternakan ke saluran air dan mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dengan dampak positif bagi lingkungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.