Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/10/2021, 09:37 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu terakhir, tanaman bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah tempat. Kecantikan bunga Tabebuya yang bermekaran pun menarik minat masyarakat hingga dijadikan spot foto.

Namun, sudah tahukah Anda, apa itu pohon Tabebuya atau bunga Tabebuya? Tanaman bunga Tabebuya berasal dari genus Tabebuia dan famili Bignoniaceae.

Dilansir dari Gardening Know How, Rabu (6/10/2021), Tabebuya adalah pohon berbunga sedang hingga kecil yang berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Pohon Tabebuya sangat toleran terhadap berbagai kondisi tanah, namun cocok di cuaca panas.

Baca juga: 4 Tanaman Bunga yang Dapat Menyegarkan dan Mengharumkan Ruangan

Berikut informasi mengenai tanaman bunga Tabebuya dan cara menanam serta merawatnya.

Ilustrasi tanaman bunga Tabebuya. SHUTTERSTOCK/RAFASTOCKBR Ilustrasi tanaman bunga Tabebuya.

Apa itu pohon Tabebuya?

Ada lebih dari 100 jenis pohon Tabebuya yang termasuk dalam genus Tabebuia. Beberapa varietas pohon Tabebuya bisa mencapai tinggi 49 meter, tetapi kebanyakan hanya mencapai tinggi 7,5 meter atau kurang.

Pohon Tabebuya dapat menghasilkan beberapa batang atau membentuk batang utama tunggal.

Bunga Tabebuya sangat cantik dan menjadi daya tarik tersendiri karena warnanya. Bunganya dapat mekar selebar 2,5 hingga 10 cm yang yang menggantung dalam kelompok.

Baca juga: 6 Bunga yang Bisa Dikeringkan untuk Dekorasi Ruangan

Bunga Tabebuya berbentuk tabung dan berjumbai ringan di bagian atas dengan banyak benang sari. Sebagian besar varietas Tabebuya memiliki bunga emas, namun ada juga uang berwarna kuning, merah muda, hingga putih.

Fitur lain dari pohon Tabebuya adalah polong biji, yang mungkin berukuran 7,5 hingga 30,5 cm. Perawatan pohon Tabebuya cukup mudah dan cocok di cuaca panas tanpa menimbulkan masalah akar. 

 

Pohon Tabebuya memiliki banyak jenis tergantung pada warna bunganya. Namun demikian, apapun warna bunganya, pohon Tabebuya bisa menjadi pelengkap lanskap rumah yang sangat menarik.

Bunga Tabebuya berwarna kuning adalah yang paling banyak ditemukan. Namun demikian, ada juga bunga Tabebuya berwarna merah muda dan ungu.

Baca juga: 7 Jenis Bunga Matahari dengan Warna Unik dan Indah

Ilustrasi tanaman bunga Tabebuya. SHUTTERSTOCK/KHOMSAN INTHANANON Ilustrasi tanaman bunga Tabebuya.

Anda juga akan menemukan Tabebuia dengan bunga putih, magenta atau merah, tetapi ini mungkin lebih sulit ditemukan.

Hampir semua varietas tanaman Tabebuya akan memiliki daun keperakan yang menjadi ciri khas pohon yang indah ini.

Meskipun toleran terhadap berbagai tanah, kondisi pertumbuhan pohon Tabebuya harus mencakup lokasi yang hangat tanpa kemungkinan pembekuan. Tanaman memiliki toleransi kekeringan yang tinggi, tetapi lebih menyukai tanah yang subur dengan drainase yang baik.

Jika kebun Anda memiliki tanah liat, lempung, pasir atau pH tanah apa pun, ini akan tetap memenuhi kondisi pertumbuhan yang sesuai untuk pohon Tabebuya.

Baca juga: 5 Fakta Unik soal Bunga Sepatu

Tabebuya dapat beradaptasi dengan lokasi matahari penuh hingga sebagian. Memangkas kayu mati dan batang tua yang rapuh adalah bagian penting dari perawatan pohon Tabebuya.

Tanaman ini relatif tahan penyakit dan hama, yang merupakan sifat yang terbawa ke kayu. Tanaman ini dapat hidup lama dan tidak terganggu beraham jenis hama serangga.

Pohon Tabebuya menarik dan menyesuaikan dengan banyak kondisi pertumbuhan. Menambahkan pohon ini ke lanskap Anda sepadan dengan upaya yang diperlukan untuk menemukan tanaman itu.

Cara menanam pohon Tabebuya

Dikutip dari Home Guides SF Gate, toleran terhadap banyak jenis tanah yang berbeda selama kering dengan baik, pohon Tabebuya juga toleran kekeringan dan tahan terhadap sebagian besar hama dan penyakit, menurut University of Florida Cooperative Extension, AS.

Sejumlah jalan protokol di Kota Surabaya dipenuhi tanaman Tabebuya menambah cantik jalanan di Kota Surabaya pada momen libur Lebaran, Sabtu (15/5/2021).DOK. PEMKOT SURABAYA Sejumlah jalan protokol di Kota Surabaya dipenuhi tanaman Tabebuya menambah cantik jalanan di Kota Surabaya pada momen libur Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Pohon Tabebuya yang berwarna-warni sering menjadi penutup naungan di samping dek dan teras atau dipangkas menjadi bentuk kanopi penutup di samping jalan dan trotoar.

Anda dapat menanam pohon Tabebuya dari bibit dan menikmati kecantikannya.

Memilih bibit

Bibit pohon Tabebuya tumbuh dengan kecepatan sedang dan relatif mudah untuk memulai dari biji. Jika Anda tidak memiliki akses ke pohon Tabebuya dewasa untuk mengumpulkan bibit, Anda dapat membeli di toko tanaman.

Baca juga: 7 Bunga Cantik Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui

Jika Anda bisa, kumpulkan polong biji dari pohon dewasa setelah polong berubah warna menjadi cokelat dan mulai retak terbuka. Buang bijinya dari polong yang retak saja.

Menanam bibit

Tanam bibit pohon Tabebuya di pot gambut yang diisi dengan media tanam, pada kedalaman setengah inci. Tempatkan pot di lokasi dalam ruangan yang cerah dan jaga agar tanah tetap lembap dengan menyemprotkannya dengan air menggunakan botol semprot.

Pindahkan bibit Tabebuya ke dalam pot yang lebih besar setelah daun tumbuh. Saat bibit mencapai tinggi 18 inci, pindahkan ke luar ruangan atau pindahkan ke pot yang lebih besar.

Siapkan tempat penanaman di luar ruangan dengan sinar matahari penuh hingga sebagian dan tanah yang dikeringkan dengan baik. Ubah tanah dengan kompos organik dengan menambahkan 4 inci kompos di atas tanah dan mencampurnya hingga kedalaman 6 inci.

Baca juga: 5 Bunga yang Dapat Mempercantik dan Meningkatkan Daya Tarik Rumah

Jika menanam dalam pot, pilih media tanam dengan drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar. Sirami bibit segera setelah ditanam.

Cara merawat pohon Tabebuya

Siram bibit pohon Tabebuya secara mendalam dua kali setiap minggu selama dua bulan pertama pertumbuhan, dan kemudian ubah menjadi sekali setiap minggu.

Setelah setahun, sirami pohon muda hanya sekali setiap dua minggu. Setelah pohon terbentuk, mereka hanya perlu disiram selama musim kemarau.

 

Pupuk pohon empat sampai enam minggu setelah tanam dengan pupuk 12-6-8 atau formulasi serupa. Beri pupuk setidaknya dua kali dalam setahun, salah satunya di pertengahan musim kemarau.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Kalanchoe agar Subur dan Sehat

Setelah tiga tahun, kurangi pemupukan, karena cenderung mencegah pembungaan menurut Plant Care Today.

Pangkas pohon Tabebuya secara teratur selama musim tidak aktif berbunga untuk mencegah pohon tumbuh di luar area taman yang dipilih atau untuk menciptakan bentuk yang diinginkan. Selain itu, pangkas semua cabang yang mati atau rusak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com