Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Bunga Penting dalam Budaya Tionghoa, Lambang Kemakmuran dan Cinta

Kompas.com - Diperbarui 23/05/2023, 09:52 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bunga memiliki makna yang sangat besar dalam budaya Tionghoa atau budaya China. Masyarakat Tionghoa meyakini bahwa bunga menyampaikan pesan positif dan memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir China Whisper, berikut beberapa bunga yang penting dalam budaya Tionghoa beserta maknanya.

Ilustrasi bunga plum atau plum blossom. PIXABAY/HEUNGSOON Ilustrasi bunga plum atau plum blossom.

1. Bunga plum

Dalam budaya Tionghoa, bunga plum atau bunga prem dianggap sebagai "teman musim dingin." Bunga ini mewakili nilai daya tahan, karena orang Tionghoa selalu gigih dan terus berusaha untuk menjadi lebih kuat.

Baca juga: Penyebab dan Cara Menangani Daun Bunga Mawar Layu

Seperti puisi China, "aroma bunga plum berasal dari kepahitan dan dingin". Jiwa-jiwa ditempa melalui penderitaan, tumbuh dalam kekuatan batin dan semangat yang tak tergoyahkan.

2. Peony

Bunga peony adalah bunga paling penting di China dan dianggap oleh banyak orang sebagai bunga nasional Negeri Tirai Bambu tersebut meski tidak secara resmi.

Bunga peony melambangkan kekayaan, kemakmuran dan kehormatan. Kelopak bunga peony yang besar dan warna yang kuat terhubung dengan kemakmuran dan kekayaan budaya tradisional Tionghoa. Dengan demikian, bunga ini disukai masyarakat China saat Dinasti Tang.

Saat ini, China tidak memiliki bunga nasional, namun bunga peony secara luas dianggap sebagai salah satu yang terdepan dalam kontes bunga nasional China.

Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Bunga Azalea, Cocok Jadi Tanaman Pagar

3. Krisan

Bunga krisan atau chrysanthemum berasal dari China dan sangat disukai oleh masyarakat Tionghoa secara umum.

Dalam budaya tradisional Tiongkok, krisan mewakili kemuliaan dan keanggunan. Dengan keindahannya yang sederhana, bunga krisan juga melambangkan umur panjang dalam budaya Tionghoa.

Halaman:


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com