Kompas.com - 09/09/2021, 19:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggur merupakan tanaman buah merambat yang mempunyai segudang manfaat dan minim perawatan. 

Sinar matahari dan tanah yang dikeringkan dengan baik adalah kunci untuk tanaman anggur tumbuh dan menghasilkan buah.  

Baca juga: Tips Menanam Anggur di Taman Rumah

Selain itu, tanaman anggur juga mudah ditanam di wadah apa pun seperti di tanah langsung dan di pot. Tanaman anggur juga tak memerlukan banyak penyiraman serta memberi keindahan di taman saat berbuah.

Sayangnya, untuk menghasilkan buah, tanaman anggur memerlukan waktu yang sangat lama. 

Melansir dari laman Home Guides Sfgate, Kamis (9/9/2021), pohon anggur membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk berbuah. 

Baca juga: Simak, Cara Menanam Anggur Dalam Pot untuk Pemula

Namun, garis waktu itu juga dipengaruhi pada beberapa faktor lingkungan serta bagaimana merawat tanaman.

Nah, berikut ini faktor-faktor yang perlu diperhatikan saat menanam anggur agar menghasilkan buah yang berlimpah, segar, dan berasa manis serta enak.  

Baca juga: Panduan Cara Menanam Anggur dari Biji 

Waktu dasar

Ketika tanaman anggur memasukan musim semi, hanya ada satu set tunas kecil yang  tumbuh. Tunas itu dapat tumbuh relatif cepat pada tahun pertama dan mengembangkan batang tebal, tetapi belum siap menghasilkan buah anggur.

Pada musim semi kedua, tanaman anggur masih tumbuh dan beberapa tandan buah anggur muncul meski buahnnya masih kecil, tetapi sudah bisa dimakan. 

Kemudian pada musim semi ketiga tiba, tanaman anggur menghasilkan buah yang jauh lebih besar, banyak, matang, juga rasa yang manis dan enak. 

Baca juga: Tips Menanam Anggur di Rumah dan Apartemen

Pemangkasan

Ilustrasi tanaman anggurUnsplash/Nacho Domínguez Argenta Ilustrasi tanaman anggur
Pemangkasan adalah salah satu faktor terpenting dalam proses penanaman anggur. Anggur berkembang hanya pada pertumbuhan baru, yang bertunas dari kayu saat berumur setahun.

Inilah salah satu alasan mengapa kebanyakan tanaman anggur tidak menghasilkan buah pada tahun kedua. Untuk itu, perlu dilakukan pemangkasan agar tanaman anggur berbuah.

Pada tahun pertama, pangkas semua kecambah yang muncul dari tanah, kecuali yang paling kuat. Dari yang satu itu, biarkan empat dahan utama berkembang dan pangkas sisanya. 

Baca juga: Cara Menanam Anggur dari Bijinya, Mudah Dilakukan di Rumah

Pada tahun kedua, latih dahan ini dalam dua tingkat di sepanjang teralis atau pagar saat sudah cukup panjang dan keluar ke setiap sisi.

Setelah itu, pada musim gugur kedua, pangkas tanaman anggur sekitar 70 persen, hanya menyisakan batang utama dan dahan.

Dahan akan berumur satu tahun pada musim semi, yang berarti mereka dapat menumbuhkan pertumbuhan yang diperlukan untuk mengembangkan buah anggur. 

Baca juga: Mahkota Daun Nanas Bisa Ditanam, Begini Caranya 

Sinar matahari

Tanpa sinar matahari, tanaman anggur tidak akan berkembang dengan baik, berapa pun usianya. Anggur dapat tumbuh di tempat teduh yang hanya sebagian, tetapi tidak  menghasilkan banyak buah.

Karena itu, tanaman anggur perlu mendapatkan banyak sinar matahari, sekitar tujuh hingga delapan jam per hari demi berbuah banyak.

Ketika buah anggur muncul, sinar matahari membantu tanaman mengembangkan lebih banyak rasa manis. 

Baca juga: 5 Tips Menanam Terong Hingga Berbuah 

Tanah

Anggur membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik untuk menjaga sistem akar tetap sehat. Tanpa akar yang kuat, pokok anggur tidak dapat menghasilkan buah. 

Tanaman anggur lebih menyukai tanah lempung, tetapi dapat bertahan hidup di tanah yang lebih padat selama drainase mengalir dengan baik. 

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Terong Ungu di Media Polybag

Pematangan

Ilustrasi tanaman anggurUnsplash/Nacho Domínguez Argenta Ilustrasi tanaman anggur
Tandan kecil anggur sering muncul pada akhir musim semi saat bunga mulai menghilang.

Pada iklim Mediterania yang cenderung memiliki cuaca musim semi yang lebih dingin, buah anggur mungkin tidak matang sampai pertengahan hingga akhir musim panas, terkadang hingga awal musim gugur.

Anggur biasanya mengembangkan warna dan ukurannya jauh sebelum matang, jadi tidak bisa menggunakan mata untuk mengetahui anggur sudah matang. 

Baca juga: Simak, Cara Menanam Terong di Dalam Pot

Sebaliknya, Anda perlu mencicipinya. Keluarkan anggur dari beberapa tandan yang tersebar di sekitar pokok anggur dan cicipi rasa manisnya.

Setelah anggur mencapai rasa yang Anda suka, saatnya untuk memanennya. Anggur tidak terus matang dan menjadi lebih manis setelah dipetik.

Karena itu, biarkan buah anggur tetap di pohon sampai mencapai tingkat kematangan yang tepat. Perlu diketahui bahwa setiap tahun bisa berbeda, jadi jangan gunakan tanggal panen tahun sebelumnya secara pasti.  

Baca juga: Tips Menanam Jeruk Limau di Dalam Pot, Tidak Sulit

Misalnya, satu musim panas mungkin cerah dengan sedikit tutupan awan, sementara musim berikutnya mendung hampir setiap hari.

Karena anggur membutuhkan sinar matahari untuk matang dengan sempurna, dibutuhkan waktu lebih lama dalam beberapa tahun dengan hari-hari yang lebih berawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.