Kompas.com - 07/09/2021, 19:46 WIB
Ilustrasi tempat tidur, tempat tidur minimalis SHUTTERSTOCK/PLUSONEIlustrasi tempat tidur, tempat tidur minimalis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak cara untuk mewujudkan tidur yang nyenyak, salah satunya dengan mengganti seprai. Hal ini mungkin biasa, namun ternyata memiliki dampak yang besar terhadap kualitas tidur Anda.

Jika Anda memiliki kulit sensitif, menggunakan seprai yang salah bisa mengganggu istirahat malam hari yang seharusnya berkualitas. Anda bisa mengalami gatal-gatal maupun ruam karenanya.

Oleh sebab itu, ada baiknya berinvestasi pada jenis seprai yang tepat, salah satunya seprai serat bambu. Seperti halnya bahan katun dan sutra, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi dalam seprai serat bambu.

Baca juga: Catat, Ini Waktu Terbaik Mencuci dan Mengganti Seprai

Menurut Logan Foley, pelatih ilmu tidur bersertifikat dan editor pelaksana Sleepfoundation.org, ada empat hal yang perlu diingat sebelum membeli seprai serat bambu, yakni tenunan, kecocokan, harga, dan jumlah utas.

"Ada banyak tenunan berbeda yang tersedia saat membeli seprai serat bambu. Mereka biasanya ditenun dengan pola saten, twill, atau percale," papar Foley seperti dikutip dari Martha Stewart, Selasa (7/9/2021).

Semua jenis tenunan ini memiliki pro dan kontra. Foley mengungkapkan, konsumen harus melihat semua ini untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

Soal harga, Foley mengatakan harga bervariasi untuk seprai serat bambu. Dia menuturkan, harga dapat dipengaruhi oleh jumlah benang, proses manufaktur, dan sertifikasi organik.

"Karena benang bambu sangat halus, jumlah benang 300 atau lebih sangat ideal," sebutnya. 

Baca juga: 5 Cara Melembutkan Seprai Menggunakan Bahan Alami

Sebelum membeli, simak terlebih dahulu beberapa manfaat menggunakan seprai serat bambu, antara lain sebagai berikut.

1. Ramah lingkungan

Menurut Scientific World Journal, karakteristik, seperti pertumbuhan cepat, biomassa tinggi, pertumbuhan cepat, dan efisiensi tinggi, memungkinkan bambu diidentifikasi sebagai tanaman unggul yang dapat digunakan dalam sejumlah barang material.

Sementara itu, kapas, meskipun merupakan serat alami, membutuhkan banyak air untuk tumbuh, yang berarti jelas kurang ramah lingkungan dibandingkan bambu.

2. Bagus untuk cuaca panas

Seprai serat bambu terbuat dari serat bambu, yang diolah menjadi kain ringan. Ini sangat baik untuk mencegah retensi panas dan menyerap kelembapan," ujar Foley.Panas

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.