Kompas.com - 09/08/2021, 08:44 WIB
Ilustrasi ruang kerja di rumah. UNSPLASH/COLLOV HOME DESIGNIlustrasi ruang kerja di rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum virus corona mewabah, ruang kerja di rumah sering dianggap sebagai ruang tambahan saja. Namun, ketika sebagian besar perusahaan menerapkan kebijakan kerja dari rumah alias work from home, ruang kerja menjadi fitur yang sangat penting.

Seringkali, ada dorongan kolektif untuk menciptakan ruang kerja yang diharapkan dapat mendongkrak produktivitas dan fokus. Namun, masih ada saja tren dekorasi ruang kerja yang sebetulnya sudah berlalu tetap diterapkan di rumah.

Dilansir dari Hunker, Senin (9/8/2021), berikut beberapa tren dekorasi ruang kerja di rumah yang sebetulnya sudah ketinggalan zaman.

Baca juga: 6 Tanaman Warna-warni untuk Mencerahkan Ruang Kerja di Rumah

1. Meja eksekutif

Meja eksekutif adalah meja besar dan lebar yang biasanya terlihat ruang perkantoran tradisional. Menurut Sharon Falcher dan Sherica Maynard, desainer dan pendiri Desain Interior oleh S&S, meja kerja semacam ini sudah ketinggalan zaman.

"(Meja eksekutif) sangat penting di tahun 1990-an dan awal 2000-an," jelasbFalcher dan Maynard.

Keduanya mengatakan, saat ini semakin sedikit orang yang menggunakan meja eksekutif yang besar. Menurut mereka, para klien kini mencari lebih banyak meja tulis, yang memiliki profil lebih kecil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Papan corkboard tradisional

Seperti meja eksekutif, papan corkboard atau papan cukup lazim ditemukan di ruang kerja pada tahun 1990-an dan awal 2000-an.

Baca juga: 5 Ide Membuat Ruang Kerja di Rumah Tidak Membosankan dan Penuh Warna

"Ini adalah alat penataan yang hebat, tetapi orang-orang menjadi lebih digital. Tidak perlu memiliki papan yang diisi dengan daftar tugas atau pengingat," ungkap Falcher dan Maynard.

Apabila Anda masih ingin menggunakan papan corkboard di ruang kerja di rumah, pertimbangkan untuk menggunakannya lebih sebagai bagian dari dekorasi.

3. Sistem pengarsipan fisik

Sistem penyimpanan seperti lemari arsip atau tumpukan folder sudah tidak menjadi tren dekorasi ruang kerja lagi.

"Berkat penyimpanan cloud, kita tidak lagi membutuhkan (banyak) penyimpanan dokumen fisik untuk tumpukan dokumen yang tak ada habisnya," tutur Mary Maloney, desainer interior dan pemilik Bee's Knees Interior Design.

Halaman:


Sumber Hunker
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.