Kompas.com - 27/07/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi membasmi hama kutu daun dengan semprotan insektisida. SHUTTERSTOCK/CATHERINELPRODIlustrasi membasmi hama kutu daun dengan semprotan insektisida.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tembakau merupakan daun tanaman yang umumnya menjadi bahan baku utama untuk rokok dan cerutu.

Namun, di luar itu, tembakau memiliki manfaat yang baik bagi tanaman. Kandungan zat alkaloid dalam tembakau diketahui dapat menjadi pestisida nabati untuk mengatasi hama dan penyakit pada tanaman. 

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Organik dari Tembakau Kering

Dikutip dari kanal YouTube Agoes Farming, Selasa (27/7/2021), berikut ini cara membuat pestisida nabati dari tembakau dan bawang putih.

Alat dan bahan yang dibutuhkan

  • Wadah seperti baskom
  • Botol air minum
  • 100 gram tembakau kering
  • Lima siung bawang putih
  • Satu sendok makan sabun cuci piring
  • Satu liter air putih yang telah didihkan 

Baca juga: Gunakan Tembakau untuk Membasmi Hama Kutu Putih pada Media Tanam

Cara membuat pestisida nabati dari tembakau dan bawang putih

  • Rendam tembakau

Masukkan 100 gram tembakau kering ke dalam wadah dan isi dengan satu liter air mendidih. Rendam tembakau kering dengan air mendidih selama 12-24 jam.

Langkah ini bertujuan agar zat nikotin dan zat kimia lainnya larut dalam air rendaman tersebut. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cara Membuat dan Menggunakan Pestisida Organik dari Tembakau

Setelah itu, tumbuk atau blender sampai halus dan campurkan bawang putih ke dalam wadah yang berisi air rendaman tembakau. Aduk sampai tercampur merata dengan air rendaman tembakau.

  • Saring tembakau dan bawang putih

Saring tembakau yang telah dicampurkan bawang putih. Pastikan kamu hanya mendapatkan air rendaman tembakau yang dicampurkan bawang putih. 

Baca juga: Pestisida Organik untuk Membasmi Hama Kutu Putih pada Tanaman

  • Tambahkan sabun cuci piring

Tambahkan satu sendok makan sabun cuci piring ke air rendaman tembakau dan bawang putih, lalu aduk sampai tercampur merata. Sabun cuci piring berperan sebagai bahan perekat pada ramuan pestisida nabati.

Selesai melakukan rangkaian cara di atas, pestisida nabati dari campuran tembakau, bawang putih, serta sabun cuci piring sudah berhasil dibuat dan siap dipakai. 

Baca juga: Betulkah Pestisida Dapat Merusak Tanaman? Ini Penjelasannya

  • Simpan pestisida tembakau

Terakhir, simpan pestisida nabati ke dalam botol air. Pestisida nabati dari tembakau, bawang putih, dan sabun cuci piring berfungsi mengendalikan hama kutu-kutuan, hama ulat, dan beberapa jenis penyakit pada tanaman.

Cara mengaplikasikan

Pestisida nabati yang sudah dibuat cukup disemprotkan ke tanaman yang mengalami permasalahan kutu-kutuan, ulat, dan beberapa penyakit. Namun, pestisida ini memiliki dosis penggunaan, berikut di antaranya. 

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Organik dari Tembakau Kering

  • Pencegahan hama dan penyakit pada tanaman

Untuk pencegahan hama dan penyakit pada tanaman, campurkan 100 mililiter pestisida nabati dengan seliter air. Lakukan penyemprotan setiap15 hari sekali untuk mencegah hama dan penyakit pada tanaman. 

  • Pengendalian tanaman yang terkena hama dan penyakit ringan

Untuk pengendalian serangan hama dan penyakit ringan pada tanaman, campurkan 150 mililiter pestisida dengan seliter air. Penyiraman dilakukan tiga hari berturut. 

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Alami dari Bawang Putih untuk Membasmi Hama

  • Pengendalian tanaman yang terkena hama dan penyakit berat

Untuk pengendalian serangan hama dan penyakit yang masih berat pada tanaman, campurkan 200 mililiter pestisida nabati dengan satu liter air. Lakukan penyemprotan tiga hari berturut.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Agar Ikan Cupang Panjang Umur

Tips Agar Ikan Cupang Panjang Umur

Pets & Garden
5 Fakta Menarik Tentang Lovebirds

5 Fakta Menarik Tentang Lovebirds

Pets & Garden
Penyebab Tanaman Tiba-tiba Layu dan Cara Mengatasinya

Penyebab Tanaman Tiba-tiba Layu dan Cara Mengatasinya

Pets & Garden
4 Alasan Kucing Suka Berada di Tempat Sempit

4 Alasan Kucing Suka Berada di Tempat Sempit

Pets & Garden
Tips Menghilangkan Bau di Dapur dan Kamar Mandi

Tips Menghilangkan Bau di Dapur dan Kamar Mandi

Do it your self
5 Alasan Kucing Sering Mengeong dan Cara Menghadapinya

5 Alasan Kucing Sering Mengeong dan Cara Menghadapinya

Pets & Garden
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Microwave

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Microwave

Home Appliances
4 Tips Menghilangkan Bau Urine Kucing di Perabot Rumah

4 Tips Menghilangkan Bau Urine Kucing di Perabot Rumah

Pets & Garden
Jangan Letakkan Tanaman Hias di Dekat Kipas Angin, Mengapa?

Jangan Letakkan Tanaman Hias di Dekat Kipas Angin, Mengapa?

Pets & Garden
5 Tanda Kucing sedang Kesakitan

5 Tanda Kucing sedang Kesakitan

Pets & Garden
Catat, 5 Kesalahan Merawat Tanaman Sukulen di Dalam Ruangan

Catat, 5 Kesalahan Merawat Tanaman Sukulen di Dalam Ruangan

Pets & Garden
Apa Itu Silica Gel? Kenali Manfaat dan Risikonya

Apa Itu Silica Gel? Kenali Manfaat dan Risikonya

Do it your self
Hindari 5 Kesalahan dalam Mencuci Piring Ini

Hindari 5 Kesalahan dalam Mencuci Piring Ini

Do it your self
Udara di Dalam Rumah Panas? Letakkan 8 Tanaman Hias Ini

Udara di Dalam Rumah Panas? Letakkan 8 Tanaman Hias Ini

Pets & Garden
5 Cara Mudah Mengatasi Panas di Dalam Rumah

5 Cara Mudah Mengatasi Panas di Dalam Rumah

Housing
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.