Kompas.com - 19/07/2021, 23:25 WIB
Ilustrasi rumah, eksterior rumah. SHUTTERSTOCK/KARAMYSHIlustrasi rumah, eksterior rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com--Musim kemarau sudah hampir berakhir, artinya kamu harus sudah melakukan beberapa persiapan untuk menghadapi musim hujan.

Belum lagi hujan yang seringkali disertai angin kencang yang bisa menyebabkan beberapa kerusakan pada hunian seperti, atap yang terbang karena angin, plafon yang bocor, hingga banjir tingkat rendah sampai tinggi.

Untuk persiapan ada baiknya kamu melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Pastikan saluran air atap terhubung dan bersih dari puing-puing

Dilansir dari Real Living, Senin (19/7/2021), saluran air atap atau talang akan mencegah air menggenang di atap, yang dapat menyebabkan kerusakan pada atap rumah.

Pastikan saluran air ini bebas dari debu, daun kering, dan kotoran lainnya, sehingga air dapat mengalir dengan lancar.

Jangan lupa untuk menutup retakan dan menyambungkan kembali pipa yang terputus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 6 Pertanda Talang Harus Segera Diganti

2. Pastikan atap tidak bocor

Atap yang bocor bisa menjadi masalah besar saat terjadi angin kencang. Periksa noda air di langit-langit, kelembapan di dinding, noda air di bawah garis atap, dinding eksterior yang berlumut atau berjamur, atau genteng dan atap yang hilang. 

Jika menemukan kebocoran dan kerusakan kamu bisa memperbaikinya sendiri atau memanggil jasa profesional.

3. Periksa apakah pintu perlu diperbaiki

Periksa pintu dengan cermat, dengan memeriksa apakah pintu dapat dibuka atau ditutup dengan mudah, engselnya aman, tetap terkunci, dan tidak ada lubang di mana air dapat merembes masuk.

4. Periksa jendela

Periksa jendela dan pastikan tidak rusak atau retak. Ganti jika ada, karena angin kencang dapat dengan mudah mematahkannya.

 

5. Periksa lingkungan luar

Pastikan pohon dan tanaman di sekitar rumah sudah dipangkas dengan baik, agar lebih tahan terhadap angin kencang.

Kamu juga disarankan untuk memindahkan furnitur luar ruangan ke dalam ruangan, untuk menghindari membiarkannya terbang dari angin kencang dan berpotensi melukai seseorang.

Baca juga: Atap Rumah Bocor Saat Hujan, Apa yang Harus Dilakukan?

6. Cari tahu lebih banyak tentang potensi bencana

Perhatikan lingkungan sekitar, seperti apakah kamu tinggal di daerah yang tinggi atau rawan banjir.

Misalnya, disarankan bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir untuk memarkir mobilnya di tempat yang lebih tinggi, seperti bukit atau gedung parkir mal.

Juga sangat disarankan untuk memindahkan perabotan dan peralatan ke lantai dua atau tiga rumah jika rumah jika berada di daerah dataran rendah, atau di dekat badan air.

7. Ikuti laporan cuaca terkini

Ilustrasi rumah. PIXABAY/PUBLIC DOMAIN PICTURES Ilustrasi rumah.

Tontonlah berita dan ikuti akun media sosial terpercaya terkait laporan cuaca terkini termasuk peringatan curah hujan dan angin kencang.

Tetap terinformasi akan membantumu mengetahui kapan hujan dan angin kencang yang masuk akan memasuki wilayahmu.

Perhatikan pengumuman dari BMKG dan pihak terkait.

Baca juga: 8 Cara Mudah Membuat Rumah Harum Sepanjang Hari

7. Simpan perlengkapan darurat

Siapkan kit darurat terlebih dahulu, karena akan berguna jika kamu harus segera mengungsi dari rumah.

Pastikan bahwa setiap anggota keluarga memiliki peralatan darurat mereka sendiri, untuk berjaga-jaga jika satu orang terpisah dari yang lain.

Kit darurat harus mencakup barang-barang penting yang dapat menopangmu setidaknya selama tiga hari.

Berikut daftar persediaan yang diperlukan yang dapat kamu masukkan ke dalam kit:

  • Pertolongan pertama
  • Tiga botol air mineral berukuran 1 liter
  • Makanan (biskuit, makanan kaleng, buah kering, madu, dll.)
  • Pembuka kaleng (hanya jika kamu memiliki makanan kaleng dalam kitmu)
  • Peluit
  • Kantong sampah, tisu dan hand sinitzer
  • Senter dan baterai
  • Masker medis dan masker kain
  • Tang
  • Lakban
  • Bank daya yang terisi penuh (untuk ponsel)
  • Radio bertenaga baterai (jika listrik padam)

Baca juga: Tips Bebaskan Rumah dari Nyamuk Saat Musim Hujan

8. Miliki rencana darurat

Luangkan waktu untuk duduk bersama keluarga dan sepakati tempat untuk bertemu jika

terjadi keadaan darurat; itu bisa menjadi tengara yang akrab atau rumah teman atau kerabat tepercaya.

Ini akan memudahkan untuk menemukan satu sama lain jika seseorang terpisah selama bencana.

Sangat disarankan untuk menyimpan nomor penting di ponsel dan memastikan bahwa semua orang di rumah juga memilikinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.