Kompas.com - 17/06/2021, 09:23 WIB
Ilustrasi mesin cuci SHUTTERSTOCK/EVGENY ATAMANENKOIlustrasi mesin cuci

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesin cuci dan pengering adalah salah satu peralatan elektronik rumah tangga yang paling sering dipakai. Tanpa mesin cuci, pekerjaan mencuci pakaian terasa sangat berat dilakukan.

Karena dipakai hampir setiap hari, banyak di antara kita yang tidak memperhatikan kondisi mesin cuci hingga akhirnya timbul masalah. Jika sudah ada masalah pada mesin cuci, biaya perbaikan pun tak terhindarkan.

Dilansir dari Reader's Digest, Kamis (17/6/2021), berikut sejumlah masalah pada mesin cuci yang sering tidak diperhatikan.

Baca juga: 5 Bahan Pakaian yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Pengering Mesin Cuci

1. Serat yang mengumpul dan menyumbat

Mesin cuci dan pengering dilengkapi dengan "perangkap serat" yang tentu saja menampung serat-serat kain dan kotoran yang lepas saat pencucian. Penting untuk membersihkan perangkap serat pada mesin cuci ini.

“Membersihkannya adalah bagian penting dari memiliki dan mengoperasikan pengering mesin cuci,” kata Tim Koster, pendiri CleverCreations.

“Jika pengering Anda tidak mengeringkan pakaian secepat dulu, itu bisa menjadi tanda bahwa perangkap serat perlu dibersihkan," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koster memperingatkan serat mudah terbakar, dan jika menumpuk, maka bisa menimbulkan risiko kebakaran. Bila dipadukan dengan aliran udara yang minim, mesin cuci dan pengering menjadi terlalu panas di bagian dalamnya.

Baca juga: Bolehkah Mesin Cuci Diletakkan di Dalam Kamar Mandi?

Dia menyarankan untuk mengecek perangkap serat setiap kali Anda menggunakan pengering. Jika ada penumpukan, maka segera bersihkan.

2. Mesin cuci bergetar kencang

Mesin cuci Anda seharusnya bergerak dan bergetar saat melakukan tugas pencucian. Namun, mungkin ada sesuatu yang salah jika mesin cuci bergetar kencang tidak sewajarnya.

“Seperti mobil, mesin cuci memiliki peredam kejut, untuk menyerap getaran yang secara alami datang dengan beban cucian yang besar,” jelas James Surrey, pendiri dan pemimpin redaksi Review Home Warranties.

Jika mesin cuci bergetar kencang, ada kemungkinan peredam kejutnya rusak atau aus. Surrey mengatakan, membiarkan kondisi ini tidak segera diperbaiki dapat merusak bagian lain dari mesin cuci, atau bahkan melonggarkan motor mesin cuci.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X