Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/05/2021, 14:05 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Telur, khususnya telur ayam, merupakan salah satu bahan makanan hewani yang kerap dijadikan sebagai lauk oleh banyak orang di dunia.

Umumnya, orang menyimpan telur di dkulkas, tepatnya di bagian pintu kulkas yang terdapat rak khusus telur. 

Baca juga: Telur Rebus Boleh Disimpan di Kulkas, asalkan...

Apabila kamu sering menyimpan di telur di kulkas, sebaiknya jangan lagi melakukan hal tersebut karena ada dampak buruk yang ditimbulkan. 

Dilansir dari beberapa sumber, Kamis (27/5/2021), berikut ini adalah penjelasan mengenai menyimpan telur di dalam kulkas dan anjuran untuk tidak menyimpan telur di dalam pintu kulkas. 

Baca juga: Cara Menanam Benih Tanaman dengan Menggunakan Karton Telur

Telur di dalam kulkas VS telur di luar kulkas

Berdasarkan sebuah penelitian, lingkungan yang dingin merangsang profilerasi yang cepat untuk bakteri. Artinya, bakteri akan dengan cepat berkembang pesat saat berada di tempat dingin, khususnya bakteri salmonella.

Sebuah percobaan pun dilakukan terhadap telur yang disimpan di dalam kulkas dan telur yang disimpan di atas meja sesuai dengan suhu ruangan alias di luar kulkas. 

Baca juga: Cara Membuat Peredam Suara untuk Kamar Tidur Menggunakan Rak Telur

Hasil percobaan memperlihatkan bahwa telur yang diletakkan di dalam suhu ruangan memiliki bakteri lebih sedikit daripada telur yang disimpan di dalam kulkas.

Dikhawatirkan telur di dalam kulkas yang memiliki bakteri lebih banyak akan semakin berkembang biak sehingga menodai makanan lainnya di dalam kulkas. 

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Tanaman dari Cangkang Telur

Sementara itu, ada pendapat berbeda dari peneliti di University of Bristol, yakni Rosamund Baird dan Janet Corry.

Keduanya mengatakan bahwa menyimpan telur yang terkontaminasi pada suhu ruangan memungkinkan bakteri berkembang lebih banyak. 

Baca juga: 8 Manfaat Cangkang Telur, Jangan Buru-buru Dibuang


Sementara itu, telur yang disimpan di kulkas dengan suhu dingin akan mencegah bakteri hidup dan berkembang biak.

Meski ada perbedaan pendapat penelitian, hal terpenting adalah harus selalu menjaga kebersihan telur. Sebab, kamu tidak pernah tahu dari mana telur yang dibeli itu berasal dan bagaimana penanganannya. 

Baca juga: Manfaatkan Karton Wadah Telur untuk Menanam Benih, Begini Caranya

Namun, jika telur langsung dimasukkan ke kulkas tanpa dibersihkan lebih dulu, bakteri pada telur akan berkembang biak dan mencemari makanan lain yang ada di kulkas.

Jangan menyimpan telur di pintu kulkas

Jadi, hal itu kembali lagi pada keinginan bagaimana kamu menyimpan stok telur di rumah. Hanya saja, jangan menyimpannya di bagian pintu kulkas. 

Baca juga: Air Rebusan Telur Bisa Menyuburkan Tanaman, Begini Caranya

Vlatka Lake, Manajer Pemasaran di perusahaan penyimpanan Space Station mengatakan telur yang disimpan di pintu kulkas dapat mempengaruhi telur itu sendiri.

Telur yang segar sangat rentan terhadap perubahan suhu. Seringnya pintu kulkas yang dibuka-tutup membuat telur terkena suhu yang berfluktuasi sehingga dapat menyebabkan telur membusuk lebih cepat. 

Baca juga: Cara Mengetahui Telur yang Disimpan Masih Segar atau Tidak

Pintu kulkas yang sering dibuka-tutup juga menyebabkan guncangan di dalam telur sehingga membuat bagian putih dan kuning telur tercampur. Jika sudah begitu, telur akan rusak serta tidak bisa bertahan lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com