Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/05/2021, 13:30 WIB
Dian Reinis Kumampung

Penulis

Ilustrasi ular garter (Thamnophis sirtalis). Ular ini dapat menjalin pertemanan atau gengShutterstock Ilustrasi ular garter (Thamnophis sirtalis). Ular ini dapat menjalin pertemanan atau geng

JAKARTA, KOMPAS.com-- Ular mungkin penting untuk membantu melindungi tanaman dari tikus. 

Namun, kehadirannya seringkali ditakuti, karena beberapa dari mereka memiliki bisa yang bisa sangat berbahaya.

Untuk kamu yang tidak menginginkan keberadaan ular di halaman, kamu bisa mengusirnya atau mencegahnya masuk ke area rumah dengan menanam tanaman penolak ular.

Baca juga: 6 Manfaat Bawang Merah, Hilangkan Bau Cat hingga Mengusir Ular

Tanaman apa yang bibenci ular?

Kapur barus dan penolak ular lain yang dibeli seringkali tidak efektif. Satu-satunya cara untuk menjauhkan ular dari rumah adalah dengan menjauhkan habitat yang menggoda seperti batu, tumpukan kayu, dan puing-puing dari rumah.

Sebagai tindakan pencegahan ekstra, kamu bisa menanam tanaman anti ular. Ada beberapa kontroversi yang menyatakan bahwa langkah ini tidak efektif, tetapi dapat bermanfaat dengan cara lain dan tidak ada salahnya untuk mencobanya.

Ular mengumpulkan molekul di lidah mereka yang kemudian melewati organ Jacobson mereka. Ini juga digunakan ular untuk mencium.

Mereka tidak punya hidung dan gagasan mereka tentang penciuman sedikit berbeda dengan kita. Meski begitu, mereka memiliki indra penciuman luar biasa yang dapat dipengaruhi oleh tanaman tertentu.

Aroma yang kuat dari tanaman dikatakan mampu mengusir ular. Tanaman seperti allium, herbal, dll. Bawang putih Society adalah contoh yang ideal.

Tanaman bagus lainnya adalah serai, yang melepaskan minyak serai wangi dan memiliki aroma seperti lemon yang kuat.

Sebagian besar tanaman yang berbau ini juga cantik dan berguna, dan bisa menjadi tanaman pengusir ular yang baik.

Baca juga: Musim Hujan, Ini 7 Tanaman Pengusir Nyamuk di Rumah

Tanaman anti ular Lainnya

Menjaga taman tetap alami dan menghindari bahan kimia adalah cara yang masuk akal

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Cara Memanfaatkan Pakaian Bekas untuk Keperluan Lain

6 Cara Memanfaatkan Pakaian Bekas untuk Keperluan Lain

Do it your self
7 Tanaman Bunga yang Dapat Mendatangkan Kupu-kupu di Taman

7 Tanaman Bunga yang Dapat Mendatangkan Kupu-kupu di Taman

Pets & Garden
9 Tanaman Hias yang Dapat Ditanam di Air

9 Tanaman Hias yang Dapat Ditanam di Air

Pets & Garden
7 Pakaian yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Mesin Pengering, Kenapa?

7 Pakaian yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Mesin Pengering, Kenapa?

Home Appliances
7 Barang Dekorasi yang Tidak Perlu Dibeli Baru

7 Barang Dekorasi yang Tidak Perlu Dibeli Baru

Decor
Cara Mencuci Pakaian Berbahan Linen dengan Benar

Cara Mencuci Pakaian Berbahan Linen dengan Benar

Do it your self
5 Cara Menambahkan Karakter di Kamar Mandi

5 Cara Menambahkan Karakter di Kamar Mandi

Decor
5 Cara Membuat Plafon Ruang Tamu Terlihat Lebih Tinggi

5 Cara Membuat Plafon Ruang Tamu Terlihat Lebih Tinggi

Decor
5 Kesalahan Desain Rumah dan Cara Memperbaikinya

5 Kesalahan Desain Rumah dan Cara Memperbaikinya

Housing
5 Tanaman Berwarna Merah yang Membuat Taman Lebih Cerah

5 Tanaman Berwarna Merah yang Membuat Taman Lebih Cerah

Pets & Garden
Cara Membersihkan Lantai Kayu Solid dengan Cuka

Cara Membersihkan Lantai Kayu Solid dengan Cuka

Home Appliances
5 Jenis Meja Kamar Mandi yang Populer

5 Jenis Meja Kamar Mandi yang Populer

Home Appliances
Mudah, Cara Menghilangkan Bau Terbakar pada Microwave

Mudah, Cara Menghilangkan Bau Terbakar pada Microwave

Do it your self
6 Ikan Hias Air Tawar yang Cocok Dipelihara di Akuarium

6 Ikan Hias Air Tawar yang Cocok Dipelihara di Akuarium

Pets & Garden
Cara Membersihkan Food Processor agar Kembali Kinclong

Cara Membersihkan Food Processor agar Kembali Kinclong

Home Appliances
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com