Kompas.com - 18/05/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi kutu putih pada tanaman. SHUTTERSTOCK/VIKTORIALVANETSIlustrasi kutu putih pada tanaman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda yang memiliki tanaman hias di rumah jangan mengabaikan ancaman hama. Serangan hama bisa sering terjadi pada tanaman hias, namun bukan berarti harus dibiarkan, karena tanaman bisa rusak hingga mati.

“Tumbuhan adalah makhluk hidup. Serangan hama benar-benar normal dan dapat diobati," kata Erin Marino, ahli tanaman dan direktur pemasaran di perusahaan tanaman The Sill seperti dikutip dari Well and Good, Selasa (18/5/2021).

Menurut Marino, hama yang umum menyerang tanaman hias antara lain kutu putih, kutu sisik, tungau laba-laba, agas jamur, thrips, dan siput.

 

Baca juga: Tanda Keberadaan Hama yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah

Hama ini mungkin terdengar menyeramkan, tetapi penting untuk diingat bahwa serangga ini hanya tertarik pada tanaman, bukan Anda, hewan peliharaan, atau furnitur Anda.

Adapun menurut Nick Custumpas, petani urban dan pendiri Farmer Nick, serangan hama bisa sulit untuk didiagnosis. Sebab, gejalanya seperti daun menguning, daun berguguran, dan perubahan warna mirip dengan gejala tanaman terlalu sering disiram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Meski begitu, setiap hama meninggalkan jejak khusus yang unik bagi mereka,” sebut Custumpas.

Misalnya, tungau laba-laba membuat jaring tipis di pangkal dan di bawah daun, sementara kutu sisik menempel pada batang dan meninggalkan residu yang lengket.

Baca juga: 6 Hama yang Sering Merusak Tanaman, Ulat hingga Kutu Daun

Berikut ini beberapa hama yang sering menyerang tanaman hias dan cara membasminya.

1. Kutu putih

"Jika Anda melihat serangga berbentuk oval yang ditutupi oleh filamen seperti kapas putih lilin di dalam tanaman Anda, kemungkinan besar itu adalah kutu putih," ujar Marino.

Ia menjelaskan, kutu putih dapat ditemukan di berbagai bagian tanaman, tetapi biasanya ditemukan di simpul batang, poros daun, dan di sepanjang urat di bagian bawah daun. Namun, Anda juga dapat menemukannya di sistem akar tanaman.

Marino merekomendasikan untuk membasmi kutu putih yang terlihat dengan kapas yang dicelupkan ke dalam alkohol, atau menyemprot semua dedaunan ke bawah dengan larutan minyak nimba atau sabun insektisida.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X