Kompas.com - 12/05/2021, 16:34 WIB
Ilustrasi tanaman layu Unsplash/E MensIlustrasi tanaman layu

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyiraman merupakan salah satu faktor utama yang turut mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Dengan menyiram tanaman secara teratur, tanaman dapat tumbuh subur.

Namun, harus dipahami bahwa kekurangan atau kelebihan air dalam penyiraman akan membuat tanaman layu dan mati. 

Baca juga: Menyiram Tanaman dengan Air Garam, Air Gula, dan Air Ledeng, Baguskah?

Dilansir dari HomeGuides, Rabu (12/5/2021), tanaman dalam ruangan lebih rentan terhadap kerusakan akibat penyiraman yang berlebihan. Sedangkan tanaman luar ruangan, terutama yang ditanam di dalam pot, cenderung menderita karena terendam banyak air.

Meski kekurangan dan kelebihan air pada tanaman menunjukkan gejala yang mirip-mirip, sebenarnya keduanya menunjukkan tanda berbeda. Untuk membedakannya, Anda dapat melihatnya dari tanda-tanda di bawah ini.  

Baca juga: Ketahui, 5 Mitos Menyiram Tanaman yang Tidak Perlu Dipercaya

Tanda Kelebihan Air 

Tanaman yang terendam air mengembangkan akar yang lunak dan busuk saat sistem akar tenggelam dan mulai mati. Pangkal batang mungkin terasa lembek atau bau busuk yang mungkin berasal dari tanah pot.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, tanaman mulai merontokkan daun, baik baru maupun tua, serta daun menjadi lunak dan tampak busuk. Tanda lainnya adalah tumbuhnya jamur di tanah dan tanaman. 

Baca juga: Tips Menyiram Bunga Anggrek agar Cepat Berbunga

Untuk memeriksanya, lihat baki atau piring pot apakah ada genangan air. Cara mengatasi tanaman yang kelebihan air adalah membuang segera air setelah ditemukkan genangan air yang berlebih di piringan pot.

Sebagian besar tanaman tidak perlu disiram jika bagian atas satu hingga dua inci tanah terasa lembap. 

Baca juga: Jangan Asal Siram, Ini Teknik Menyiram Tanaman agar Tumbuh Subur

Tanda Kekurangan Air

Sementara itu, tanaman yang kekurangan air biasanya tumbuh lambat dan memiliki tepi daun berwarna cokelat dan kering. Tanaman mungkin menjatuhkan daun, bunga, atau tanaman mungkin gagal berbunga seluruhnya.

Gejala selanjutnya, daun bagian bawah akan menguning dan melengkung, akhirnya tanaman mengering dan mati. Memeriksa kelembapan serta menyiram ketika tanah bagian atas sudah mulai mengering bisa menjadi solusi. 

Baca juga: Mengapa Menyiram Tanaman di Pagi Hari Paling Baik?

Tanaman luar ruangan biasanya membutuhkan penyiraman lebih sering daripada yang disimpan di dalam ruangan. Periksa kelembapan tanah tanaman pot luar ruangan setiap hari dan tanaman taman setidaknya dua kali seminggu.



Sumber home guide
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X