Kompas.com - 30/04/2021, 09:05 WIB
Ilustrasi kolam ikan Unsplash/Katie McNabbIlustrasi kolam ikan

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki kolam ikan mungkin bukan ide kesenangan semua orang, tetapi mereka yang menyukainya tahu bahwa fitur air sederhana ini memiliki kekuatan untuk menciptakan ketenangan di area yang diletakkan, salah satunya taman di rumah.

Bagi mereka yang menyukai ide fitur air interaktif, tak dapat dimungkiri daya tarik yang dimiliki dari sebuah kolam ikan. Mulai dari, suara gemericik air yang menenangkan, melihat sejumlah ikan yang lalu-lalang, hingga menjadi tempat untuk merenung atau melamun. 

Baca juga: Air Kolam Ikan Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman? Ini Penjelasannya

Tidak hanya menjadi elemen tambahan yang menakjubkan untuk taman, kolam ikan juga dapat menjadi area yang menghibur bagi penghuni rumah, terutama anak-anak.

Sebagian besar sistem kolam ikan cukup mandiri. Jadi, selama mengaturnya dengan benar, kolam ikan akan berkembang hingga bertahun-tahun yang akan datang. Nah, bagi Anda yang tertarik memiliki kolam ikan, berikut ini cara membuat kolam ikan sendiri di taman yang perlu diketahui. 

Baca juga: 5 Salah Kaprah tentang Ikan Mas, Umur hingga Akuarium

Lokasi dan Kedalaman

Saat memilih lokasi untuk kolam ikan, pastikan menghindari daerah yang rawan angin kencang, banyak daun berguguran, dan tempat genangan air setelah hujan lebat. Lokasi yang terlindung dari beberapa elemen keras dan teduh sebagian sangat cocok untuk ikan serta tanaman kolam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di suatu tempat dengan sedikit terhalang dedaunan di sekitar kolam dan menanam (tumbuhan) di dalam kolam untuk melindungi ikan dari predator adalah lokasi terbaik," kata James Headland dari Pangkarra Garden Design Sydney kepada Homes to Love

Baca juga: Apakah Ikan Cupang Tetap Sehat Jika Tidak Dijemur Sinar Matahari?

James mengatakan, untuk kedalaman, peraturan kedalaman standar menetapkan bahwa kolam tidak boleh lebih dalam dari 30 sentimeter. “Kolam ikan lebih dalam dari itu, Anda harus menutupi bagian atasnya dengan jaring untuk mencegah anak-anak kecil jatuh." 

Instalasi

Anda dapat membeli peralatan kolam yang sudah jadi dari toko perangkat keras dan pengecer lanskap. Namun, cara ini biasanya paling cocok untuk kolam kecil. 

Baca juga: 6 Tanaman yang Dapat Diletakkan di Dalam Kolam

Jika berencana memasang kolam besar, Anda harus berkonsultasi dengan profesional untuk memastikan lanskap dan lapisannya dilakukan dengan benar. “Beton itu kuat, karet dan plastik juga bisa digunakan meski membutuhkan pemasangan yang hati-hati untuk memastikan kolam kedap air,”

James menambahkan, jika ingin membuat kolam bergaya alami, menggunakan pelapis kolam PVC tahan lama dan tahan UV adalah yang terbaik. “Pastikan saja itu juga aman untuk ikan dan laut." 

Baca juga: Air Kolam Ikan Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman? Ini Penjelasannya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X