Kompas.com - 26/04/2021, 08:05 WIB
Ilustrasi kutu putih di tanaman. SHUTTERSTOCK/VIKTORIALVANETSIlustrasi kutu putih di tanaman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sudah merawat tanaman dengan baik, seringkali serangan hama tanaman tidak bisa terelakkan. Serangan hama terjadi dan lebih mungkin terjadi ketika tanaman stres atau melemah.

Untuk mencegah infestasi hama serangga, biasakan memeriksa tanaman Anda secara teratur, mencari di bawah daun dan di tanah untuk mencari serangga dan makhluk lainnya. Pangkas daun yang menguning, kering, atau terlihat rusak, sehingga tidak ada kotoran yang dapat dimakan hama.

Setiap kali Anda membawa pulang tanaman hias baru, karantina tanaman itu jauh dari tanaman lain. Isolasi akan menghentikan kemungkinan penyebaran penyakit atau hama.

Baca juga: 9 Bahan Alami untuk Membasmi Hama di Rumah, Apa Saja?

Dilansir dari Modern Farmers, Senin (26/4/2021), berikut beberapa hama serangga yang paling sering menyerang tanaman dan cara membasminya.

1. Kutu putih

Kerap disangka debu, kutu putih adalah sejenis serangga skala. Serangga berbentuk oval bertubuh lunak ini tampak seperti serpihan kecil serat pengering berwarna putih.

Kutu putih suka menyedot kehidupan dari tanaman dan memakan sarinya. Anda akan menemukan kutu putih dalam koloni kecil di sisi bawah daun, di sekitar pertumbuhan baru, dan di celah kecil antara daun dan batang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara membasminya: Kutu putih menyebar dengan cepat, sehingga sulit dikendalikan. Anda bisa mulai dengan mencelupkan kapas ke dalam alkohol dan mengoleskan setiap kutu putih yang Anda lihat.

Baca juga: Gunakan Tembakau untuk Membasmi Hama Kutu Putih pada Media Tanam

Kemudian, rawat tanaman dengan minyak nimba atau minyak nimba, yakni fungisida dan pestisida efektif yang tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan jika digunakan dengan benar. Encerkan 1 sendok teh minyak nimba dan setengah sendok teh sabun cuci piring dengan 1 liter air.

Kocok dalam botol semprot dan oleskan ke tanaman secara menyeluruh, terutama bagian bawah daun. Jika infestasi berlanjut seminggu kemudian, ulangi rutinitas ini.

Ilustrasi hama kutu daun pada tanaman. SHUTTERSTOCK/VERA LARINA Ilustrasi hama kutu daun pada tanaman.

2. Kutu daun

Kutu daun berukuran kecil (kurang dari seperempat inci) dan bertubuh lunak, berbentuk serupa buah pir yang memiliki kaki panjang, serta antena yang panjang dan bisa berwarna putih, coklat, hitam, hijau muda, jingga dan bahkan merah muda.

Kutu daun lebih menyukai pertumbuhan tanaman baru dan memakan batang, cabang dan kuncup lunak, menusuk batang dan daun dan mengisap getah yang kaya nutrisi dari tanaman.

Kutu daun berkelompok dan meninggalkan daun yang menguning dan bunga yang cacat. Mereka juga melahirkan anak-anak, artinya mereka dapat menyebar dengan cepat.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X