Kompas.com - 16/04/2021, 11:06 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memacu realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Ini sejalan dengan komitmen perseroan mendukung Program Satu Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hingga pertengahan April 2021, BTN tercatat telah merealisasikan penyaluran KPR Subsidi untuk lebih dari 31.000 unit rumah.

Direktur Consumer and Commercial Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan permintaan pembiayaan perumahan di tahun 2021 mulai menunjukkan peningkatan sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah untuk mendongkrak ekonomi nasional.

Baca juga: Ribuan Karyawan Kontrak BUMN Ini Bisa Dapat Fasilitas KPR Subsidi

Memanfaatkan berbagai stimulus positif dari pemerintah tersebut, tambah Hirwandi, BTN juga terus berinovasi untuk mengoptimalkan penyaluran KPR Subsidi.

"Kami terus mengoptimalkan penyaluran agar semakin banyak masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah terutama di tengah pandemi yang mewajibkan mayoritas aktivitas dilakukan di rumah. Hingga 15 April 2021, BTN telah menyalurkan KPR Subsidi untuk lebih dari 31.000 unit rumah," tutur Hirwandi dalam keterangan tertulis, Jumat (16/4/2021).

Sejak pandemi dimulai pada awal tahun 2020 hingga pertengahan April 2021, BTN juga tercatat telah memberikan KPR Subsidi baik skema konvensional maupun syariah untuk lebih dari 153.000 unit rumah. Nilai penyaluran untuk ratusan ribu hunian tersebut setara Rp 21,5 triliun.

Hirwandi memaparkan, BTN memiliki beragam produk KPR Subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). BTN menawarkan produk KPR Subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) dengan bunga 5 persen fix rate atau tetap hingga 20 tahun.

Baca juga: Para Dosen USU Jadi Target Penyaluran KPR Subsidi

BTN juga memiliki produk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) dengan bantuan uang muka hingga Rp 40 juta.

Keseluruhan produk tersebut, lanjut Hirwandi, dapat dimanfaatkan MBR dari seluruh segmen mulai yang bekerja di sektor pemerintah maupun swasta, berpenghasilan fixed income maupun non fixed income ataupun pegawai tetap maupun pegawai kontrak.

"Dengan adanya ragam pilihan KPR Subsidi Konvensional dan Syariah di BTN juga memberikan kemudahan bagi pengembang dan MBR dalam memilih akad pembiayaan di satu bank. Kami terus berupaya memberikan kesempatan bagi MBR baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap, agar bisa memiliki rumah yang aman dan nyaman," terang Hirwandi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X