Kompas.com - 11/04/2021, 12:43 WIB
Ilustrasi wastafel dapur modern warna hitam. SHUTTERSTOCK/ZIVICA KERKEZIlustrasi wastafel dapur modern warna hitam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuang sampah sisa makanan di wastafel dapur kerap menjadi kebiasaan untuk beberapa orang sebelum mereka benar-benar membuangnya ke tempat sampah akhir. Namun, sebenarnya ada beberapa sampah atau sisa makanan yang tidak boleh dibuang di dalam wastafel.

Seperti yang dilansir dari The Kitchn, Minggu (11/4/2021), sisa makanan atau sampah yang dibuang di wastafel dapur akan menjadi penumpukan bahkan dapat menjadi tersumbat dan rusak.

Akan tetapi, ada beberapa mitos yang salah tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dibuang di wastafel dapur, sebagai berikut. 

Baca juga: Ini Alasan Wastafel Dapur Harus Dibersihkan dan Caranya

Salah: Jangan membuang es batu atau sesuatu yang beku

Es batu yang digiling tidak akan merusak peralatan wastafel Anda. Ini tidak hanya aman tetapi juga bisa menjadi cara efektif untuk membersihkan pembuangan Anda.

Untuk solusi melawan kotoran yang ramah lingkungan terhadap sisa makanan lengket pada bilah pisau, Smith merekomendasikan untuk menggunakan kombinasi es batu, irisan lemon, dan air dingin.

Benar: Anda harus mengalirkan air ke pembuangan wastafel dapur

Air mengalir saat menggunakan pembuangan Anda adalah suatu keharusan. Ini memastikan bahwa semua partikel dipecah dan dikirim ke saluran pembuangan.

Sama seperti penyiraman toilet, air yang mengalir membawa partikel makanan melalui pembuangan sampah ke U-bend dan turun ke pipa pembuangan Anda tanpa meninggalkan residu lengket pada impeler atau pemotong.

Baca juga: Wastafel Dapur Bau Seperti Sampah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan mengalirkan air sebelum dan saat menggiling, dan kemudian setidaknya setengah menit setelah Anda mematikan disposer, Anda dapat memperpanjang masa pakai peralatan di dalam wastafel.

Benar: Tidak boleh mengalirkan atau membuang air panas ke saluran wastafel dapur 

Anda harus selalu menggunakan air dingin saat mengalirkan air di wastafel ini membantu menjaga lemak tetap membeku dan padat di dalam alat. Air panas, sebaliknya, membuat lemak lengket dan akan menyebabkan penumpukan.

Dengan mengalirkan air dingin, Anda mengurangi risiko minyak atau lemak menempel di pipa Anda.

Benar: Wastafel harus benar-benar kosong dari piring untuk menjalankan pembuangan

Meskipun piring di wastafel tidak akan mengganggu proses pembuangan, memindahkannya mengurangi risiko barang yang tidak diinginkan seperti peralatan makan dari perak masuk ke saluran pembuangan.

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber The Kitchn
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X