Kompas.com - 10/04/2021, 16:56 WIB
Ilustrasi tanaman hias anthurium. PIXABAY/RICHARDMCIlustrasi tanaman hias anthurium.

JAKARTA, KOMPAS.com - Media tanam menjadi salah satu faktor utama yang membuat tanaman tumbuh subur. Di dalam media tanam, tak hanya tanah saja yang membantu proses tersebut, namun ada material lainnya yang membuat tanaman semakin subur.

Dilansir dari Home Guides SF Gate, Sabtu (10/4/2021) sabut kelapa dianggap produk yang lebih ramah lingkungan dibandingkan lumut gambut karena sabut kelapa merupakan produk limbah yang dapat diperbarui dengan cepat.

Berikut beberapa manfaat sabut kelapa untuk tanaman.

Baca juga: Bisakah Tanaman Herbal dan Tanaman Hias Hidup Tanpa Tanah?

PH tanah

Berbeda dengan lumut gambut yang sangat asam, sabut kelapa memiliki tingkat pH netral. Sebagian besar sayuran dan bunga taman tumbuh paling baik dalam kondisi netral hingga sedikit basa.

Saat Anda menggunakan gambut untuk mengubah bedeng taman, penambahan kapur pertanian seringkali diperlukan untuk memerangi keasaman yang lebih tinggi. Dengan sabut kelapa, batu kapur tidak diperlukan kecuali tanah secara alami memiliki tingkat pH yang lebih tinggi.

Penggunaan sabut menghasilkan penghematan uang dan tenaga kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Drainase

Sabut kelapa dapat meningkatkan drainase tanah pada tanaman sekaligus membantu mempertahankan kelembapan di tanah yang cepat kering. Karena sabut terurai secara perlahan, seperti halnya gambut, sabut menciptakan kantong udara di dalam tanah yang memungkinkan kelembapan berlebih mengalir dari akar tanaman.

Baca juga: Tips Aman Membeli Tanaman Hias Secara Online Menurut Praktisi

Sabut itu sendiri menahan kelembapan sehingga drainase tidak terjadi terlalu cepat dan tanah tidak mengering sepenuhnya. Sifat drainase dan retensi ganda ini memungkinkan sabut untuk meningkatkan manajemen kelembaban di kedua tanah liat yang berat dan tempat tidur berpasir yang kering.

Kualitas Tanah

Sabut kelapa mengandung sedikit unsur hara sehingga tidak menambah mutu unsur hara tanah. Pemupukan lebih lanjut atau perubahan kompos diperlukan untuk tanaman yang banyak makan seperti sayuran dan beberapa bunga, tetapi kebanyakan herba mengembangkan rasa terbaiknya di tanah dengan nutrisi rendah.

Sabut kelapa juga bekerja untuk meningkatkan kualitas tanah secara keseluruhan dari waktu ke waktu karena menambahkan bahan organik yang sangat dibutuhkan. Perubahan sabut tahunan dapat menghasilkan tanah gembur yang merupakan kualitas tanah yang disukai untuk sebagian besar tanaman kebun.

Ramah Lingkungan

Lumut gambut, yang menggantikan sabut sebagai amandemen tanah, membutuhkan waktu berabad-abad untuk tumbuh kembali setelah dipanen.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X