Kompas.com - 09/04/2021, 09:19 WIB
Ilustrasi kebakaran, rumah kebakaran. PIXABAY/12019Ilustrasi kebakaran, rumah kebakaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Jalan Haji Sabeni Raya, tepatnya di dekat Pasar Kambing, RT 001 RW 002 Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021) sekitar pukul 16.50 WIB.

Akibat kebakaran ini, diketahui bahwa ratusan lapak dan puluhan kios di sekitar lokasi tersebut hangus terbakar dilalap oleh si jago merah.

Terkait kebakaran, ini merupakan sebuah peristiwa yang bisa saja terjadi pada kawasan kamu tinggal, bahkan rumahmu sendiri.

Baca juga: Kebiasaan Buruk di Rumah yang Bisa Memicu Kebakaran

Kebakaran rumah sendiri merupakan momok yang kehadirannya tidak pernah diharapkan, tetapi hal ini tidak bisa dihindari sepenuhnya dan sulit untuk bisa ditebak kapan akan terjadi.

Ketika terjadi kebakaran di rumahmu, berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu lakukan, dilansir dari beberapa sumber, Kamis (8/4/2021).

1. Dapatkan alat pemadam api

Jika kamu mendengar atau melihat tanda kebakaran di rumahmu jangan abaikan, carilah alat pemadam kebakaran apabila kamu memilikinya sebagai tindakan pencegahan satu atap.

Tindakan tunggal ini dapat membantu memadamkan api secara instan, tetapi jika upayamu terbukti gagal setelah menggunakan alat pemadam kebakaran , segera tinggalkan tempat kejadian.

Baca juga: Jika Abai Dibersihkan, 6 Hal Ini Bisa Jadi Berbahaya dan Picu Kebakaran

Alat pemadam kebakaran sangat penting dan harus dipasang di setiap rumah, baik pribadi maupun komersial.

2. Beritahu siapa pun saat rumah terbakar

Beri tahu orang lain di rumah tentang situasi kebakaran dengan berteriak keras-keras, agar mereka menyadarinya dengan segera.

Jangan bergantung pada detektor asap dan alarm untuk memberi tahu orang lain, alat ini terkadang mengalami kegagalan fungsi karena kesalahan baterai dan alasan lainnya.

Beritahu pula tetangga sekitar di rumahmu untuk menyelamatkan mereka juga dari bahaya kebakaran.

 

3. Segera hubungi pemadam kebakaran

Gunakan handphonemu untuk menghubungi pemadam kebakaran setelah meninggalkan rumah yang terbakar.

Jangan berhenti di dalam rumah untuk mencari perangkat selulermu karena kamu bisa terjebak dalam kobaran api.

Cepat keluar, dan mintalah tetangga atau orang yang lain untuk membantumu menelepon pemadam kebakaran. Telpon pula ambulans hingga kepolisian jika diperlukan.

Baca juga: Keamanan untuk Hewan Peliharaan Selama dan Setelah Bencana Alam

4. Tinggalkan barang berharga jika tidak lagi memungkinkan diselamatkan

Saat berada dalam kebakaran, jangan pernah menunda untuk segera mencari jalan keluar agar nyawamu dan keluargamu bisa selamat.

Jangan pikirkan barang berharga jika kobaran api sudah tampak begitu besar, karena hal ini sangat berbahaya dan bisa saja membuatmu terjebak dalam kobaran api.

Kamu selalu dapat memberi tahu petugas keselamatan kebakaran ketika mereka tiba tentang barang berharga dengan menjelaskan lokasi terakhir yang kamu ketahui.

5. Jatuhkan diri saat pakaian terbakar

Jika pakaianmu terbakar, jangan lari, cukup jatuhkan diri ke lantai dan bergulinglah untuk memadamkan api.

Baca juga: Cara Membersihkan dan Mencegah Jamur di Rumah Setelah Banjir

Selalu merangkak dan tetap dekat dengan tanah untuk menjauhkanmu dari suhu tinggi, dan asap tebal dari api. Tetap menunduk, sampai kamu keluar dari rumah yang terbakar.

6. Tutupi hidungmu

Tutupi lubang hidungmu dengan kemeja atau handuk lembap selama kebakaran rumah, ini akan mencegah asap masuk ke paru-parumu.

Selain itu, tutupi juga wajah anak-anak sebanyak mungkin, terutama saat membantu membawa mereka ke tempat aman.

Terakhir, jangan lari ke ruangan yang dipenuhi asap atau api, melakukan itu berarti akan membuatmu mengalami bahaya besar.

 

7. Tutup pintu

Setelah kamu merangkak keluar dari sebuah ruangan yang terbakar, tutup pintu di belakangmu. Penelitian telah membuktikan bahwa menutup pintu mencegah api menyebar, yang berarti api akan dipindahkan ke suatu tempat untuk sementara waktu.

8. Menjauh

Setelah kamu keluar dari rumah yang terbakar, menjauhlah. Meskipun kamu meninggalkan hewan atau harta bendamu, jangan memasuki rumah yang terbakar.

Beri tahu petugas pemadam kebakaran segera jika kamu yakin ada orang atau hewan peliharaan yang masih ada di dalam rumah dan arahkan mereka ke tempat yang memungkinkan.

Baca juga: Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Banjir

9. Cari tempat evakuasi aman

Setelah evakuasi, temui anggota keluarga lainnya di lokasi yang telah ditentukan dan tetap di sana sampai semua anggota keluarga diselamatkan.

Hal ini dilakukan agar petugas pemadam tidak mencari orang yang sudah keluar dari lokasi kebakaran.

Jika kamu terjebak di dalam rumah yang terbakar

Jika kamu pada akhirnya terjebak di rumah yang terbakar, tutupi celah di sekitar pintu dengan apa pun yang dapat kamu temukan, entah itu selimut, jaket, handuk, dan lain-lain.

Jika kamu bisa membasahi kain, lakukanlah. Tutupi ventilasi dengan selimut basah juga, agar asap tidak merembes ke dalam ruangan, dan hubungi pemadam kebakaran apabila kamu memiliki akses untuk menelepon.

Baca juga: Cara Membersihkan Kasur yang Terendam Banjir

Jika kamu terjebak di lantai atas gedung, gantung seprai atau apa pun yang cukup besar untuk menarik perhatian orang ke luar jendela agar petugas pemadam kebakaran tahu di mana Anda berada.

Ingat, jangan pernah mencoba menerobos kobaran api. Jika pakaianmu terbakar, kamu harus segera berhenti, jatuh, dan berguling. Berhenti di tempat kamu berada, jatuh ke tanah, dan berguling untuk memadamkan api.

Tutupi wajahmu dengan tangan saat kamu berguling, juga untuk melindungi dirimu dari api.

Kebakaran sangat menakutkan dan menyebabkan banyak kerusakan dan kehancuran serta luka dan kematian.

Selalu ingat untuk tetap tenang dan meminta bantuan. Ketahui cara agar tetap aman jika terjadi kebakaran di dalam rumahmu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X