Kompas.com - 13/03/2021, 16:05 WIB
Ilustrasi tanaman cabai. PIXABAY/HANS LINDEIlustrasi tanaman cabai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Buah tanaman cabai menjadi rontok dan busuk, merupakan salah satu risiko yang harus siap dihadapi oleh setiap orang yang membudidayakannya.

Apabila tanaman cabai yang kamu tanam menjadi rontok dan busuk, tentunya ini tidak akan layak dikonsumsi untuk dicampurkan dengan makanan apapun.

Kelebihan unsur nitrogen, serangan hama trips, kekurangan air, over dosis pestisida, zat pengatur tumbuh berlebihan, serangan penyakit phytiphthora, hingga kekurangan unsur hara mikro merupakan penyebab buah tanaman cabai menjadi rontok.

Baca juga: Tak Punya Pekarangan? Coba Tanam Cabai di Dalam Ruangan

Namun, perlu kamu ketahui juga bahwa serangan lalat buah (Bactrocera dorsalis) juga bisa membuat buah cabai menjadi rontok hingga busuk, seperti yang dilihat dari kanal Youtube Dari Kami Untuk Kamu, Sabtu (13/3/2021).

Ketika kamu membuka isi buah cabai yang rontok dan bagian dalamnya terdapat warna hitam dan ulat kecil, bisa jadi penyebab rontok pohon cabai akibat serangan lalat buah.

Lalat buah betina akan meletakkan telur di dalam buah cabai segar dengan cara menusukkan stylet ke buah cabai.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, telur-telur lalat buah yang berada di dalam buah cabai akan menetas dan menjadi larva yang berupa ulat kecil atau seperti belatung.

Baca juga: Cara Mencegah dan Mengatasi Masalah Bunga Rontok pada Tanaman Cabai

Oleh karena itu, ulat-ulat yang terdapat di dalam buah akan memakan buah cabai dari di dalam serta mengakibatkan buah cabai menjadi busuk dan pada akhirnya menjadi rontok.

Jika permasalahan tanaman cabai yang kamu miliki sama seperti yang dijelaskan di atas, maka terdapat cara untuk mengendalikan serangan lalat buah terhadap tanaman cabaimu.

Serangan hama lalat buah ke tanaman cabai bisa terjadi di musim hujan, yang mana menjadi musim kawin bagi mereka.

Perlu kamu ketahui bahwa lalat buah tidak bisa menyuapi atau memberi makan keturunannya, sehingga mereka menitipkan telur-telur lalat buah di berbagai macam buah tanaman, termasuk cabai, agar ketika anak-anaknya lahir itu sudah ada makanannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X