Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/02/2021, 11:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tikus adalah hewan yang dianggap pengganggu di rumah dan harus dibasmi keberadaannya. Sebab, selain memakan apapun mulai dari makanan hingga kabel, tikus juga bisa menyebarkan beragam penyakit.

Ada banyak cara yang ditawarkan dalam membasmi tikus. Ada banyak produk pembasmi tikus di pasaran, seperti perangkap tikus hingga racun tikus dan lem tikus.

Selain itu, banyak juga saran yang beredar tentang cara ampuh membasmi tikus. Namun, ternyata banyak di antaranya cuma mitos.

Baca juga: 5 Tanda Tikus Bersarang di Dalam Rumah

Dikutip dari Family Handyman, Selasa (9/2/2021), berikut beberapa mitos tentang membasmi tikus yang tidak perlu dipercaya.

1. Soda bisa membunuh tikus

Ada anggapan yang mengatakan soda bisa membunuh tikus. Akan tetapi, apa benar demikian?

"Tikus tidak dapat bersendawa, tetapi tidak ada cukup karbonasi untuk memengaruhi hewan pengerat," kata Tim Husen, manajer layanan teknis di Orkin.

“Menggunakan Coca-Cola atau soda lain sebagai taktik kontrol bukanlah strategi yang disarankan. Sebaliknya, Anda mungkin secara tidak sengaja menarik hewan pengerat ke rumah Anda, karena mereka tertarik pada zat manis dan manis sebagai sumber makanan," imbuhnya.

Baca juga: 7 Racun Tikus Alami di Rumah, Bisa Pakai Bumbu Dapur

2. Tikus adalah hewan yang kejam

Tikus jarang bersikap agresif. Meskipun tikus mungkin bertengkar dengan sesama tikus tentang wilayah atau makanan, tikus jarang menjadi agresif terhadap manusia, kecuali jika mereka diprovokasi.

3. Tikus menyebabkan penyakit

Terlepas dari apa yang mungkin Anda dengar, tikus tidak menyebabkan wabah pes. Meskipun tikus dapat membawa beberapa penyakit seperti rabies, tikus tidak bertanggung jawab menyebabkan wabah.

Kutu yang terinfeksi wabah menyebarkannya saat mereka menemukan inang yang berbeda

4. Tikus adalah hewan yang sangat kotor

Tikus memang bisa sedikit kotor, tetapi mereka tidak lebih kotor dari hewan lain. Jika Anda memiliki tikus sebagai hewan peliharaan, Anda akan menemukan bahwa kebersihan tubuh tikus setara dengan kebersihan kucing atau anjing peliharaan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+