Kompas.com - 03/02/2021, 18:50 WIB
Ilustrasi membeli rumah. PIXABAY/GERD ALTMANNIlustrasi membeli rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah meresmikan merger atau penggabungan tiga bank syariah milik negara menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Merger ketiga bank syariah ini dipandang bakal membawa angin segar untuk industri perumahan.

Marine Novita, Country Manager Rumah.com mengatakan, berdasarkan temuan dari Rumah.com Consumer Sentimet Study H1 2020, sebanyak 35 persen responden memilih pembiayaan KPR Syariah ketika ditanya pilihan pembayaran saat membeli rumah.

“Sebaliknya peminat KPR Konvensional kembali mengalami penurunan dari 29 persen responden pada semester II 2020 menjadi 22 persen responden pada semester I 2021 ini setelah sebelumnya peminat KPR Konvensional juga turun dari 37 persen responden pada semester I 2020 turun menjadi 29 persen responden pada semester II 2020,” jelas Marine dalam keterangan tertulis, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Survei: Suku Bunga KPR Jadi Pertimbangan Utama dalam Membeli Rumah

Minat responden Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021 ketika memilih menggunakan KPR Syariah ternyata tidak hanya didasari karena pertimbangan keagamaan.

Alasan preferensi terhadap pembiayaan syariah karena pertimbangan keyakinan agama, dinyatakan oleh 70 persen responden. Sementara itu adanya kepastian besaran cicilan bulanan (fixed rate) dinyatakan oleh 69 persen responden.

Alasan berikutnya yang juga populer disebut oleh responden adalah karena kepastian jumlah total biaya yang harus dikeluarkan, sebanyak 46 persen serta proses pengajuannya dianggap lebih mudah yang dinyatakan oleh 45 persen responden.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Preferensi terhadap pembiayaan syariah juga dikonfirmasi dari pertanyaan lainnya dalam survei ini.

Baca juga: Sekarang Paling Tepat Membeli Rumah? Ini Penjelasannya

Ketika responden ditanya apa faktor yang dipertimbangkan ketika mengambil pembiayaan, kesesuaian denga prinsip syariah dinyatakan sebagai pertimbangan oleh 42 persen responden. Angka ini naik drastis dari 30 persen pada survei di semester sebelumnya.

Marine mengatakan, dalam 4 tahun terakhir ini para responden survei Rumah.com Consumer Sentiment Study memang memperlihatkan meningkatnya preferensi terhadap pembiayaan syariah khususnya di kalarang responden yang lebih muda. Akses informasi telah memungkinkan lebih banyak generasi muda mempelajari alternatif-alternatif yang ada.

“Responden para pencari rumah melihat bahwa pembiayaan syariah dapat menawarkan keunggulan dan keuntungan yang nyata, di samping pertimbangan keagamaan," terang Marine.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X