Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 01/05/2023, 11:15 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkadang, ada satu momen mendesak yang mengharuskan kucing peliharaanmu pergi keluar rumah dengan menggunakan mobil, entah karena pindah rumah, pulang kampung, atau mengunjungi dokter hewan dan sebagainya.

Namun, tahukah kamu kalau kucing bisa mengalami mabuk kendaraan atau mabuk perjalanan selama mereka pergi dengan mobil bersama pemiliknya.

Ya, sama seperti yang dialami manusia, kucing dapat mengalami reaksi tak enak badan saat di dalam mobil, terlebih itu perjalanan jauh, yang juga dapat membuat mereka mengalami gangguan pencernaan.

Baca juga: Pindah Rumah? Ini Hal yang Harus Dilakukan ke Kucing Peliharaan

Ilustrasi kucing di dalam mobil, membawa kucing dalam perjalanan menggunakan mobil. SHUTTERSTOCK/RJ22 Ilustrasi kucing di dalam mobil, membawa kucing dalam perjalanan menggunakan mobil.

Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (29/1/2021), kucing yang mengalami mabuk perjalanan adalah masalah umum dan tidak jarang terjadi dalam banyak kasus.

Tidak seperti anjing yang dapat "dilatih" untuk menikmati perjalanan mobil dengan nyaman, kucing terbukti jauh lebih sulit untuk mengatasi kecemasan mereka.

Penyebab kucing mabuk perjalanan

Kucing yang mengalami mabuk perjalanan dapat dikaitkan dengan alat telinga bagian dalam yang sangat sensitif untuk mengatur keseimbangan dan keseimbangan.

Stres dan kecemasan yang disebabkan karena meninggalkan lingkungan rumah yang sudah dikenal dan dikurung dalam kandang selama perjalanan juga menjadi faktor penyebab lain.

Baca juga: Ingat, Kucing Peliharaan Sangat Benci dengan Pintu yang Tertutup

Mabuk perjalanan biasanya terlihat selama perjalanan melalui darat, laut, atau udara, dan tanda-tanda biasanya hilang saat kendaraan berhenti bergerak.

Penyebab utama mabuk perjalanan adalah masalah di telinga bagian dalam, yang berhubungan dengan batang otak.

Sama seperti manusia, kucing bisa saja mengalami sakit perut dan mabuk perjalanan saat bepergian dengan mobil karena masalah telinga bagian dalam.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com