Kompas.com - 26/01/2021, 12:33 WIB
Ilustrasi menyempotkan pupuk cair ke tanaman, memberi pupuk. SHUTTERSTOCK/KUZNETSOV DMITRIYIlustrasi menyempotkan pupuk cair ke tanaman, memberi pupuk.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti yang diketahui jika pupuk merupakan salah satu unsur untuk membuat tanaman semakin subur.

Varian pupuk yang bisa digunakan beragam, mulai dari pupuk padat, cair, organik, dan buatan, salah satunya pupuk NPK yang sering digunakan untuk menyuburkan tanaman. Selain hadir dalam bentuk buatan, sebenarnya pupuk ini bisa dibuat dari limbah rumah tangga sendiri.

Mengutip kanal Youtube Taman Inspirasi, Selasa (26/1/21) pupuk NPK cair bisa dibuat sendiri dengan menggunakan beragam limbah rumah tangga seperti ampas kopi, cangkang telur, dan kulit pisang.

Baca juga: 8 Pupuk Organik Terbaik untuk Tanaman, Bisa Dibuat Sendiri di Rumah

Semua limbah rumah tangga ini memiliki kandungan yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur, seperti; ampas kopi mengandung nitrogen yang tinggi, fosfor, potassium, dan magnesium, yang diperlukan untuk membuat pupuk.

Selain itu, ampas kopi sangat disukai oleh cacing sehingga cacing akan mengeluarkan mineral yang baik untuk tanah.

Kemudian, cangkang telur mengandung kalsium karbonat yang penting untuk kesehatan tanaman agar tanaman lebih sehat dan tahan terhadap penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serta, kulit pisang mengandung banyak kalsium dan fosfor yang dapat membantu pembentukan protein, karbohidrat dan gula. Gula dapat memperkuat jaringan tanaman dan mencegah penyakit.

Baca juga: 8 Manfaat Ampas Kopi, Tak Cuma Jadi Pupuk dan Kompos Tanaman

Blender jadi satu

Untuk membuat pupuk ini diperlukan enam kulit pisang yang dipotong-potong, kemudian 8 cangkang telur yang diremas atau haluskan (sebelumnya sudah dicuci), dan 100 ml ampas kopi.

Setelah kulit pisang dipotong-potong dan cangkang telur dihancurkan, masukkan ke blender dengan campuran ampas kopi dan air secukupnya untuk proses penghalusan. Kemudian setelah proses penghalusan selesai, campurkan dengan air dengan rasio 1:4.

Pupuk NPK cair ini baik digunakan untuk tanaman pada masa generatif, misalnya tanaman yang sedang berkembang, seperti tomat, cabai, dan bisa diaplikasikan di tanaman hias.

Selain itu, pupuk NPK ini bagus untuk tanaman masa vegetatif namun dosisnya harus diringankan dengan rasio 1:8 atau 1:10. Untuk mengaplikasikannya, siram ke tanaman dengan porsi secukupnya, yakni jika untuk tanaman vegetatif tidak terlalu banyak dibanding tanaman yang sedang berkembang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.