Kompas.com - 03/01/2021, 18:10 WIB
Ilustrasi tas belanja. SHUTTERSTOCK/J.CHIZHEIlustrasi tas belanja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengurangi sampah plastik dan penggunaan kantong plastik sekali pakai, tas belanja berbahan kain kini menjadi solusi saat berbelanja di pasar swalayan atau toko ritel lainnya.

Beberapa kota besar pun kini telah melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Sehingga, kantong belanja kini menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki.

Akan tetapi, dilansir dari Better Homes & Gardens, Minggu (3/1/2021), tanpa pembersihan yang benar, tas belanja ramah lingkungan bisa menjadi sarang bakteri dan kuman, yang akhirnya bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

Baca juga: Simak, Cara Tepat Mencuci Pakaian dengan Tangan

Bagaimana tidak, Anda meletakkannya di mobil, di lantai, di troli belanja, dan tempat-tempat umum lainnya.

Jangan lupa juga, seringkali kita meletakkan sayuran, produk hewani, dan produk lain yang bisa saja tumpah. Akhirnya, tas belanja ramah lingkungan Anda menjadi sarang kuman dan bakteri.

Sebuah penelitian pun menemukan bakteri berbahaya bersembunyi di hampir semua tas belanja yang dapat digunakan kembali yang diuji.

Di antaranya, setengah membawa bakteri coliform (yang ditemukan di usus manusia dan hewan dan mengindikasikan kontaminasi tinja) dan 12 persen mengandung E.coli, bakteri usus lain yang dapat menyebabkan diare dan penyakit lainnya.

Baca juga: Simak, 6 Kesalahan dalam Mencuci Masker Kain

Tas belanja tersebut juga membawa berbagai macam bakteri enterik (sejenis salmonella) yang dapat menyebabkan keracunan makanan pada manusia. Namun, studi yang sama menemukan bahwa hanya 3 persen pembeli yang menggunakan tas belanja ramah lingkungan secara rutin mencucinya.

Untungnya, membersihkan tas belanjaan yang dapat digunakan kembali sangat mudah dan penelitian menunjukkan itu mengurangi bakteri hingga lebih dari 99,9 persen. Inilah cara menjaga tas belanja Anda agar bebas kuman.

Cara membersihkan tas belanja

Cara terbaik untuk membersihkan tas belanja berbahan kain adalah dengan mesin cuci. Pertama, kocok tas untuk menghilangkan sisa-sisa makanan, kotoran, dan kotoran lainnya.

Untuk membantu mencegah tas berjumbai, masukkan bersama barang lain, seperti handuk atau seprai. Untuk membunuh bakteri, pastikan untuk menggunakan siklus air panas dan deterjen.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X