Kompas.com - 28/12/2020, 16:26 WIB
Foto dirilis Senin (10/8/2020), memperlihatkan David Sugianto mengecek usia tanaman sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik di atap rumahnya di Blitar, Jawa Timur. David berhasil memanfaatkan atap rumahnya menjadi ladang tanaman berbagai sayur mayur yang ditanam dengan sistem hidroponik. ANTARA FOTO/IRFAN ANSHORIFoto dirilis Senin (10/8/2020), memperlihatkan David Sugianto mengecek usia tanaman sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik di atap rumahnya di Blitar, Jawa Timur. David berhasil memanfaatkan atap rumahnya menjadi ladang tanaman berbagai sayur mayur yang ditanam dengan sistem hidroponik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Istilah tanam hidroponik mungkin tidak terasa asing di telingamu, karena banyak orang bahkan mungkin keluargamu sendiri tengah menggeluti kegiatan menanam dengan cara ini.

Tapi tahukah kamu apa itu tanam hidroponik? Jika kamu belum mengetahuinya dengan jelas dan berkeinginan untuk melakukan kegiatan tanam hidropik, maka baca terus untuk tahu lebih lanjut.

Dilansir dari berbagai sumber, Senin, (28/12/2020), hidroponik adalah seni berkebun atau menanam tanaman tanpa tanah. Hidroponik adalah kata Latin yang berarti "air yang bekerja".

Baca juga: 7 Media Tanam Hidroponik yang Bisa Dicoba di Rumah

Jika tanah tidak ada, air bekerja menyediakan nutrisi, hidrasi, dan oksigen untuk kehidupan tanaman. Dari semangka hingga hingga anggrek, tanaman tumbuh subur di bawah tata cara hidroponik yang cermat.

Tanaman hidroponik menggunakan ruang minimal, dan 90 persen lebih sedikit air daripada cara pertanian tradisional, serta desain yang cerdik. Tanaman hidroponik menumbuhkan buah-buahan dan bunga yang indah di separuh waktu.

Meskipun teknologinya terdengar mutakhir, sejarah hidroponik berawal dari Taman Gantung Babilonia yang terkenal, salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno.

Sungai Efrat dialihkan menjadi saluran yang mengalir di dinding taman yang mewah. Pada abad ke-13, Marco Polo menulis tentang menyaksikan taman terapung di China.

Baca juga: Mengenal Tanaman Hortikultura, Cocok untuk yang Suka Berkebun

Namun, hidroponik jauh dari sekedar inovasi zaman kuno. Pada 1990-an, NASA menanam bibit kacang aeroponik dalam gravitasi nol di stasiun luar angkasa, membuka kemungkinan pertanian berkelanjutan di luar angkasa.

Hidroponik terus menjadi metode konservasi air dan produksi tanaman yang abadi dan dinamis, hingga mencapai popularitas tertinggi saat ini.

Apa itu hidroponik?

Hidroponik adalah budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah. Bunga, herba (tumbuhan yang tak memiliki batang berkayu di atas permukaan tanah), dan sayuran hidroponik ditanam di media tanam yang lembam dan dipasok dengan larutan kaya nutrisi, oksigen, dan air.

Sistem ini mendorong pertumbuhan yang cepat, hasil yang lebih kuat, dan kualitas yang unggul. Saat tanaman ditanam di tanah, akarnya terus mencari nutrisi yang diperlukan untuk mendukung tanaman.

Jika sistem akar tanaman terpapar langsung ke air dan nutrisi, tanaman tidak perlu mengeluarkan energi apa pun untuk menopang dirinya sendiri.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Beli Apartemen? Ini Tips Menurut Feng Shui

Ingin Beli Apartemen? Ini Tips Menurut Feng Shui

Housing
Kerap Terpapar Kotoran, Kapan Keset Harus Dicuci dan Diganti?

Kerap Terpapar Kotoran, Kapan Keset Harus Dicuci dan Diganti?

Do it your self
6 Tips Padu Padan Tanaman Hias dengan Warna Dinding Ruangan

6 Tips Padu Padan Tanaman Hias dengan Warna Dinding Ruangan

Decor
5 Penyebab Lantai di Rumah Menguning

5 Penyebab Lantai di Rumah Menguning

Housing
5 Fakta Menarik Cat Susu yang Ramah Lingkungan

5 Fakta Menarik Cat Susu yang Ramah Lingkungan

Housing
Cara Membersihkan Bakteri Pink Mould dari Semua Permukaan Kamar Mandi

Cara Membersihkan Bakteri Pink Mould dari Semua Permukaan Kamar Mandi

Do it your self
Ingin Pindah Rumah Usai Lebaran? Tinggalkan 5 Barang Ini

Ingin Pindah Rumah Usai Lebaran? Tinggalkan 5 Barang Ini

Housing
Trik Membersihkan Pot Tanah Liat dari Residu Putih

Trik Membersihkan Pot Tanah Liat dari Residu Putih

Pets & Garden
6 Warna Cat yang Dapat Memberikan Kenyamanan di Ruang Tamu

6 Warna Cat yang Dapat Memberikan Kenyamanan di Ruang Tamu

Housing
Daun Keladi Terkulai Lemas? Ini Penyebabnya

Daun Keladi Terkulai Lemas? Ini Penyebabnya

Pets & Garden
5 Fakta Menarik Bunga Daisy yang Penuh Arti dan Simbol

5 Fakta Menarik Bunga Daisy yang Penuh Arti dan Simbol

Pets & Garden
Handuk Bebas Bau dengan Cara Ini

Handuk Bebas Bau dengan Cara Ini

Do it your self
10 Mitos Membersihkan Rumah yang Tidak Harus Dipercaya Lagi

10 Mitos Membersihkan Rumah yang Tidak Harus Dipercaya Lagi

Do it your self
Bulu Kucing Rontok? Ini Penyebabnya

Bulu Kucing Rontok? Ini Penyebabnya

Pets & Garden
4 Sayuran Ini Bisa Ditanam Kembali  di Rumah

4 Sayuran Ini Bisa Ditanam Kembali di Rumah

Pets & Garden
komentar
Close Ads X