Kompas.com - 22/12/2020, 13:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki hewan peliharaan seperti kucing merupakan hal yang menyenangkan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa ada berbagai manfaat ketika seseorang memelihara hewan peliharaan, yakni dapat menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung, dan memiliki efek positif pada tingkat hormon pemodulasi stres, terutama kortisol dan dopamin.

Sebab itu, tak jarang pemilik kucing memperbolehkan kucingnya tidur bersama di atas kasur yang sama.

Baca juga: 8 Alasan Kucing Senang Masuk ke Dalam Kardus

Namun, apakah hal tersebut tidak menganggu kesehatan manusia?

Dilansir dari ABC, Selasa (22/12/2020) menurut pakar kesehatan masyarakat dan hewan dr Jane Heller (PhD) dari Universitas Charles Sturt, New South Wales, Australia, setiap kontak dekat dengan hewan peliharaan membawa risiko infeksi.

"Hewan peliharaan seperti kucing yang tidak steril memiliki kemungkinan menularkan bakteri atau parasit ke manusia, dan jelas risiko tersebut lebih besar jika Anda tidur di tempat yang sama, ungkap Heller.

Namun, hal ini bisa diminimalisir jika kucing memiliki keadaan yang sehat, serta dirawat secara teratur dan terbebas dari cacing, kutu, bahkan kontak dekat pun tidak jadi masalah.

Baca juga: 8 Alasan Kucing Senang Masuk ke Dalam Kardus

Apa risiko utamanya?

Sangat sedikit penelitian yang benar-benar mengamati risiko zoonosis atau penyakit yang menyebar antara hewan dan manusia di Australia.

Heller mengatakan secara keseluruhan risiko tertular penyakit dari hewan peliharaan tergantung adanya bakteri dan parasit di dalam bulu atau di dalam tubuh hewan peliharaan.

Bakteri ini memiliki dua kategori yakni yang tertelan oleh hewan peliharaan dan yang ada di dalam bulu mereka.

Kategori pertama mencakup beberapa kutu busuk seperti Salmonella dan Campylobacter. Ini biasanya tidak menyebabkan penyakit pada kucing, tetapi akan dibuang melalui kotorannya dan dapat menyebabkan penyakit tipe gastro yang cukup parah pada manusia.

Ilustrasi kucing.SHUTTERSTOCK/5 SECOND STUDIO Ilustrasi kucing.

Heller menjelaskan bahwa organisme ini dapat memasuki sistem pencernaan kucing saat mereka memakan daging mentah seperti tulang dan leher ayam.

Risikonya akan terjadi ke manusia jika setelah memberikan makanan ke kucing tidak segera mencuci tangan.

Bakteri bermasalah lainnya adalah bakteri yang hidup secara alami pada kucing Anda tanpa membahayakan mereka disebut bakteri komensal, tetapi dapat menyebabkan infeksi atau penyakit pada manusia.

Contoh paling terkenal adalah Staphylococcus. Ini dapat menyebabkan berbagai penyakit pada manusia mulai dari infeksi kulit dan luka hingga pneumonia dan bahkan meningitis.

Baca juga: 7 Jenis Kucing yang Paling Panjang Umurnya, Apa Saja?

Risiko utama manusia tertular jenis bakteri ini, atau memang menularkannya dari manusia ke kucing, kemungkinan besar berasal dari membiarkan kucing menggigit mata, mulut, dan hidung Anda.

"Jika Anda memiliki luka terbuka atau mengalami gangguan kekebalan, risikonya bisa menjadi lebih signifikan," tambah Heller.

 

Minimalkan risikonya

Untuk rata-rata orang dengan sistem kekebalan yang sehat, risiko sakit yang disebabkan dari kucing memiliki presentase rendah, bahkan jika Anda berbagi tempat tidur dengan mereka dan terpapar bakteri atau parasit.

Namun, risikonya meningkat pesat pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu atau berkurang.

Ini termasuk mereka yang sangat muda, sangat tua, mereka yang menderita penyakit seperti HIV, mereka yang sedang hamil dan mereka yang menjalani kemoterapi.

Dalam kasus ini, kemungkinan tertular infeksi atau penyakit meningkat dan konsekuensi menjadi sakit bisa jauh lebih buruk daripada orang yang sehat.

Baca juga: Penyebab Kucing Makan Rumput, Sakit Perut hingga Kurang Vitamin

Kebersihan dan perawatan kesehatan yang baik untuk Anda dan kucing Anda adalah cara paling sederhana untuk mencegah sebagian besar masalah kesehatan potensial.

Beberapa cara untuk mencegahnya adalah dengan mencuci tangan setelah memegang kucing Anda dan terutama sebelum Anda memegang makanan.

Kemudian buang kotoran kucing dari dalam rumah, serta vaksin hewan peliharaan agar terhindar dari berbagai penyakit.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ABC


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.