Kompas.com - 20/12/2020, 12:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sansevieria atau snake plant alias lidah mertua adalah tanaman yang sejak lama dijadikan tanaman hias di rumah.

Tanaman ini aslinya berasal dari Afrika barat. Ciri khas lidah mertua adalah daun kasar yang lebar, kasar, dan panjang dengan warna hijau dan garis kuning di tepiannya.

"Lidah mertua hadir dalam bermacam-macam kultivar unik dengan dedaunan yang benar-benar menarik, dan spesimen berdaun panjang dapat tumbuh hingga lebih dari 1,5 meter," kata ahli hortikultura Daniel Cunningham seperti dikutip dari Martha Stewart, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: 12 Manfaat Tanaman Lidah Mertua, Bersihkan Udara hingga Cegah Kanker

Lidah mertua tak hanya cantik dan menarik sebagai tanaman hias, namun juga tidak mudah mati dan gampang perawatannya.

"(Lidah mertua) bagus untuk siapa saja yang kesulitan menjaga tanaman hias tetap hidup,' ungkap Benjamin Godfrey, manajer taman di Cornerstone Sonoma.

Nah, untuk Anda yang ingin menjadikan lidah mertua sebagai koleksi tanaman hias Anda di rumah, berikut 5 tips merawatnya.

1. Tempatkan di pot dengan drainase yang baik

Dalam hal menanam dan merawat tanaman lidah mertua, jenis pot yang digunakan sangatlah penting.

Baca juga: Sansevieria Stuckyi, Jenis Lidah Mertua yang Mengeluarkan Aroma Wangi

"Lidah mertua tidak tahan terhadap tanah yang terlalu jenuh, jadi pot dengan drainase yang baik sangat penting, "jelas Cunningham.

Anda bisa menempatkan tanaman lidah mertua dalam pot plastik dengan lubang drainase yang dapat dilepaskan dengan mudah. Lepaskan pot tengah saat menyiram dan biarkan mengering sepenuhnya sebelum dipindahkan kembali ke pot yang lebih besar untuk memastikan tanah tetap kering.

2. Tempatkan di bawah sinar matahari tidak langsung jika memungkinkan

Lidah mertua lebih menyukai sinar matahari tidak langsung dari jendela yang menghadap ke selatan atau timur, kata Cunningham.

Menurut dia, lidah mertua sangat mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya di dalam rumah, termasuk area dengan cahaya redup.

Lidah mertua.bunnings.com.au Lidah mertua.

“Inilah yang membuat lidah mertua begitu bagus. Di mana terlalu sedikit cahaya biasanya menjadi masalah dengan beberapa tanaman hias yang sulit tumbuh, tanaman lidah mertua cenderung tumbuh subur di tempat-tempat itu," paparnya.

Namun, imbuh Cunningham, hindari menempatkan lidah mertua di tempat yang menerima sinar matahari langsung dari arah barat, sebab tanaman bisa mengering seiring waktu. Bahkan, daun bisa terbakar.

Baca juga: Pentingkah Memangkas Tanaman? Ini Penjelasannya

3. Jangan terlalu sering disiram

Ukuran dan bahan pot yang digunakan, serta media tanam akan memengaruhi seberapa sering tanaman lidag mertua Anda perlu disiram.

"Jika tanaman ini memiliki kekurangan, itu adalah rentan terhadap penyiraman berlebihan, jadi pastikan Anda tidak memberi mereka terlalu banyak air pada waktu tertentu," terang Cunningham.

 

Adapun Godfrey merekomendasikan untuk menyirami tanaman lidah mertua sekitar seminggu sekali. Bisrkan tanaman mengering di antara penyiraman.

4. Tanam di tanah yang memiliki drainase yang baik

Cunningham menyebut, salah satu cara untuk membantu mencegah penyiraman berlebihan adalah dengan memastikan tanaman lidah mertua ditanam dalam pot di tanah yang memiliki drainase yang baik, seperti campuran pot kaktus dan sukulen, atau campuran yang mengandung perlit.

"Kalau lebih suka pupuk cair, pupuk sebulan sekali dengan setengah dari takaran yang dianjurkan pada label, karena tanaman lidah mertua tidak membutuhkan pemupukan berat,” sarannya.

Baca juga: 7 Manfaat Meletakkan Tanaman di Dalam Ruangan

5. Pangkas secara berkala untuk menumbuhkan tanaman baru

Jika suatu saat Anda melihat ada daun yang mati atau berubah warna pada tanaman lidah mertua, Cunningham mengatakan tanaman ini dapat dipangkas kembali dengan alat pemotong yang tajam.

“Untuk tampilan yang lebih bersih, pastikan memotong pada titik yang bentuknya sama dengan daun di sekitarnya,” jelasnya.

Jika seiring waktu, daun yang lebih panjang mulai bersandar atau tumpah di luar pot, Cunningham menyarankan untuk memangkasnya sampai ke tanah.

"Potongan daun itu kemudian bisa dimasukkan beberapa inci ke dalam tanah dan digunakan untuk menanam tanaman baru," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.