Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/12/2020, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengoleksi ikan cupang sebagai hewan peliharaan di rumah menjadi kegiatan yang naik daun sepanjang 2020, terlebih karena adanya pandemi Covid-19.

Beragam jenis ikan cupang yang ada saat ini memiliki warna, ekor, serta bentuk tubuh yang indah tersendiri, sehingga mampu membius mata para pecinta ikan hias.

Berikut ini akan dibahas mengenai beberapa deretan daftar ikan cupang terpopuler sepanjang 2020, dirangkum dari berbagai sumber, Rabu, (9/12/2020).

Baca juga: Jenis-jenis Ikan Cupang yang Perlu Diketahui Sebelum Mengoleksi

1. Giant

Sesuai namanya, ikan cupang giant memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada ikan cupang pada umumnya. Panjang keseluruhan ikan cupang giant bisa mencapai 10-15 cm.

Giant adalah ikan cupang yang berasal dari Thailand dan banyak ditemukan di sungai-sungai dan danau yang ada di sana. I

kan cupang giant bisa dikawinkan dengan ikan cupang lain untuk menciptakan peranakan yang unik.

2. Plakat

Plakat merupakan jenis ikan cupang petarung, sesuai dengan namanya yang berasal Thailand. Plakat memiliki arti tarung.

Baca juga: 2 Jenis Ikan Cupang yang Saat Ini Ramai Diburu, Apa Saja?

Ciri ikan cupang plakat adalah sirip dan ekornya yang pendek, namun dengan ukuran tubuh yang cukup besar dan terlihat kekar.

Sayangnya, warna pada tubuh ikan cupang plakat tidak begitu mencolok. Karena merupakan ikan petarung, plakat akan bergerak sangat agresif saat melihat keberadaan ikan cupang lainnya.

3. Crown tail

Crown tail juga menjadi bagian ikan cupang yang populer di 2020 ini. Ikan ini merupakan jenis ikan cupang yang dibudidayakan oleh pebiak asli Indonesia pada 1997.

Ikan cupang ini disebut crown tail atau ekor mahkota, karena bila dibalik menghadap ke atas serit-serit pada ekornya terlihat seperti mahkota raja.

Ilustrasi ikan cupang halfmoon.SHUTTERSTOCK/PANPILAI PAIPA Ilustrasi ikan cupang halfmoon.

Ikan crown tail juga cukup lahap soal makan, khususnya dari jentik nyamuk. Ikan cupang crown tail dikatakan dapat memakan 80 jentik nyamuk dalam satu kali makan, berbeda dengan cupang lain yang hanya makan 10 jentik nyamuk dalam sekali makan.

4. Double tail

Ikan cupang double tail kerap dibilang mirip dengan halfmoon. Namun, double memiliki ekor yang terbelah atau bercagak 2, sehingga bentuk itulah membuat ikan ini diberi nama doubletail yang artinya ekor ganda.

Ikan cupang double tail mempunyai variasi warna yang beragam namun dianggap sulit untuk dibudidayakan, sehingga agak sedikit sulit ditemukan di pasar karena banyak peminatnya.

Baca juga: Pentingnya Memberi Sekat pada Wadah Ikan Cupang

5. Halfmoon

Halfmoon merupakan ikan yang memiliki sirip dan ekor yang lebar dan simetris menyerupai bentuk bulan setengah, sehingga nama halfmoon diberikan pada ikan satu ini.

 

Ikan cupang halfmoon pertama kali dibudidayakan di Amerika Serikat oleh seorang pebiak bernama Peter Goettner pada tahun 1982.

Warna yang ada di ikan cupang halfmoon pun beragam, mulai dari biru pekat, merah, ungu sampai yang paling langka, yakni kuning.

6. Veil tail

Ikan cupang veil tail memiliki ciri ekornya yang panjang dan pada ujung ekornya mengarah ke bawah. Ikan ini disebut mirip ikan cupang halfmoon versi kurang sehat karena ekornya nguncup atau ke bawah.

Perbedaan antara ikan cupang veiltail dengan halfmoon dan double tail adalah dari kekuatan ekornya.

Baca juga: Berapa Sebaiknya Ukuran Akuarium Ikan Cupang?

7. Halfmoon double tail

Halfmoon double tail adalah jenis ikan cupang halfmoon yang memiliki ekor ganda sehingga namanya menjadi halfmoon double tail atau disingkat HMDT.

Ikan cupang halfmoon double tail tampil sejak adanya ikan cupang jenis halfmoon. HMDT sebenarnya adalah cacat genetik yang diderita ikan cupang halfmoon hingga membuat ekornya menjadi seperti terbagi dua bagian .

Karena mutasi genetik, ikan ini memiliki sirip punggung yang sama panjang sama dengan sirip bawah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+